tirto.id - Banjir menggenangi Demak dan Grobogan Jawa Tengah sejak Minggu, 18 Mei. Situasi hari ini, Rabu, 21 Mei 2025, sebanyak 15 desa dikabarkan masih terendam banjir.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melakukan tindakan cepat untuk menanggulangi bencana banjir di Demak dan Grobogan ini. Gubernur Jateng menyebut jika jajarannya telah mengevakuasi warga ke tempat yang aman. Bantuan-bantuan logistik juga sudah disalurkan ke lokasi-lokasi pengungsian.
"Kita sudah mengerahkan beberapa satgas (satuan tugas), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan dinas terkait sudah di tempat, beberapa pengungsi sudah kita lokalisir (pindahkan ke pengungsian). Bantuan logistik sudah dikerahkan ke sana," ucap Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dikutip laman resmi Pemprov Jateng (20/5).
Banjir di Demak dikarenakan curah hujan yang tinggi. Ini membuat aliran air dari hulu ke hilir meningkat sehingga mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang tinggi juga menimbulkan luapan air dari Sungai Tuntang dan jebolnya tanggul sungai di Desa Karangrejo dan Desa Kembangan, Kecamatan Bonang.
Penyebab banjir di Grobogan juga dikarenakan intensitas hujan yang tinggi. Ini juga ditunjang dengan sistem drainase yang buruk, jebolnya tanggul Sungai Kliteh dan Sungai Renggong, serta juga terdampak dari luapan air dari Sungai Tuntang.
Situasi Banjir Demak Grobogan Hari Ini 21 Mei 2025
Berdasarkan data yang diunggah BPPD Demak di akun Instagram @bpbd_demak, per Selasa, 20 Mei 2025 pukul 19.00 WIB, desa yang masih terdampak ada 13 desa yang berada di 5 kecamatan.
Berikut datanya:
Kecamatan Bonang
- Desa Karangrejo
- Desa Kembangan
- Desa Krajanbogo
- Desa Gebangarum
- Desa Sukodono
- Desa Tridonorejo
- Desa Tlogoboyo
- Kecamatan Karangtengah
- Desa Ploso
- Kecamatan Sayung
- Desa Sayung
- Desa Kalisari
Kecamatan Guntur
- Desa Trimulyo
- Desa Sidoharjo
Kecamatan Kebonagung
- Desa Mintreng
Jumlah warga terdampak banjir ada 11.462 jiwa dari 2.903 KK. Banjir merendam 2.959 unit rumah, 8 perkantoran, 25 sekolah, 17 tempat ibadah, 1 pasar tradisional, 8 makam, dan 3 fasilitas kesehatan. Selain itu banjir juga menggenangi sekitar 730 hektare lahan pertanian.
Sedangkan berdasarkan pantauan di akun Instagram @bpbd_grobogan, pemerintah daerah telah menyampaikan bantuan pada pengungsi banjir di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu dan Desa Baturagung Kecamatan Gubug.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





























