Menuju konten utama

Siap Paparkan Asumsi Makro 2027, Prabowo Tiba di DPR Naik Maung

Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Ketua DPR, Puan Maharani, dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Gedung Kura-Kura DPR, Jakarta.

Siap Paparkan Asumsi Makro 2027, Prabowo Tiba di DPR Naik Maung
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. ANTARA/HO-BPMI Setpres-Cahyo/pri.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Komplek Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Siap memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027, Presiden diantar oleh mobil dinas “Maung” dari kediamannya yang berada di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Tirto, Prabowo tiba dengan menggunakan setelan jas lengkap berwarna abu-abu gelap dengan dilengkapi kopiah hitam.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, lengkap dengan kebaya modern warna abu-abu terang menyambut Prabowo yang datang di Gedung Kura-Kura. Selain Puan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah datang lebih awal juga nampak menyambut Presiden.

Sementara itu, ini menjadi kali pertama KEM-PPKF dibacakan oleh Presiden langsung. Sebab, selama ini dalam Rapat Paripurna, KEM-PPKF selalu dibacakan oleh Menteri Keuangan.

Perlu diketahui, KEM-PPKF sendiri merupakan dokumen strategis ini menjadi landasan awal dan bahan pembicaraan pendahuluan antara pemerintah dan DPR dalam menyusun Nota Keuangan dan RAPBN 2027.

KEM-PPKF terdiri atas tiga bagian, Asumsi Ekonomi Makro yang berisi target indikator ekonomi penting seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, nilai tukar rupiah, dan harga komoditas; Arah Kebijakan Fiskal yang enjelaskan strategi pendapatan negara (pajak dan PNBP), belanja negara, serta pengelolaan pembiayaan atau utang; dan Fokus Pembangunan yang menyoroti prioritas program unggulan pemerintah dan kebijakan untuk merespons dinamika perekonomian nasional maupun global.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan KEM-PPKF yang dipaparkan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi momentum bagi Prabowo untuk menyatukan pandangan dan kekuatan seluruh pemangku kepentingan sebagai suatu bangsa. Dus, tugas untuk menjaga perekonomian bangsa dapat dilakukan dengan baik.

“Insyaallah (Bapak Presiden, red.) hadir. Kebetulan (Rabu, red.) tanggal 20, (bertepatan dengan) Hari Kebangkitan Nasional. Jadi, Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa, terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita,” ujar dia saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/5/2026).

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher