Menuju konten utama

Saat Belanja Jadi Pengalaman yang Menenangkan

UNIQLO menghadirkan pengalaman belanja omni-channel yang nyaman dan terintegrasi lewat aplikasi berfitur Real-Time Stock, Order & Pick, dan eConcierge.

Saat Belanja Jadi Pengalaman yang Menenangkan
Uniqlo.com service update. FOTO/Uniqlo
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wulan (41) masih ingat betul kekecewaan yang ia rasakan beberapa bulan lalu.

“Aku pesan kemeja di salah satu marketplace. Ukurannya sudah aku pilih sesuai chart, tapi pas datang, ternyata kecil banget,” kenangnya sambil menghela napas. Ia mencoba menukar kemeja ini. Tapi ternyata, proses retur ini tidak semudah yang dia bayangkan.

“Jadinya malah ribet banget. Harus upload foto, isi form panjang, dan kata mereka harus nunggu semingguan. Akhirnya ya sudahlah, gak aku terusin.”

Di sisi lain, Shahnaz (30), seorang wirausahawan yang tinggal di Lumajang, Jawa Timur, pernah mengalami hal yang terasa makin sering ditemui di era belanja digital. Dia lihat celana di marketplace, tulisannya tersedia. Begitu check out, beberapa jam kemudian malah dibatalkan oleh penjual karena stoknya ternyata kosong. Dan dia tidak tiga-empat kali mengalami hal ini.

“Rasanya kayak dibohongi,” ujarnya.

Cerita-cerita seperti itu mungkin sudah akrab di telinga siapa pun yang pernah berbelanja daring, terutama yang berkaitan dengan ukuran atau stok. Apa boleh buat, dua hal ini memang relatif tricky, dan tidak semua penjual mau repot-repot mengurusi hal printilan seperti update stok barang.

Dari Kekecewaan ke Kenyamanan

Wulan akhirnya memilih jalur lain: belanja online di situs UNIQLO. Bukan tanpa sebab dia memilih ini. Sejak pertama kali brand asal Jepang ini masuk Indonesia pada 2013, dia rutin ke tokonya. Baik untuk belanja, maupun sekedar cuci mata. Penataan rak hingga layout tokonya bisa bikin dia betah belanja lama-lama.

Namun sejak pandemi melanda Indonesia, kebiasaan ini mulai berubah. Wulan mulai rutin mengunjungi situs UNIQLO karena tak bisa lagi datang ke store. Kebiasaan ini berlanjut hingga sekarang, meski pandemi telah berakhir cukup lama. Bahkan, meski kantor Wulan berada di sebuah komplek pusat perbelanjaan yang memiliki toko UNIQLO, dia masih tetap suka belanja lewat website, dan sekarang berlanjut via aplikasi yang sama praktisnya dengan belanja di situs.

“Jadi kalau mau beli, tinggal cek katalog, dan langsung bisa beli item yang aku mau. Tinggal pesan dan kalau sempat ambil di store di bawah kantorku. Kalau gak sempat bisa kirim ke rumah, besok juga sudah sampai,” ujarnya.

Kebiasaan serupa pada akhirnya juga dijalani oleh Shahnaz yang pertama kali belanja UNIQLO ketika dia pergi ke Tokyo pada 2018. Bahkan menurutnya, belanja di situs dan aplikasi UNIQLO ini memberikan pengalaman belanja yang asyik dan seamless.

Bagi Shahnaz yang sering kena “tipu” stock marketplace, UNIQLO memberikan satu hal yang paling dia butuhkan: kepastian.

Lewat fitur Real-Time Store Stock Check di aplikasi UNIQLO, Shahnaz bisa langsung mengecek ketersediaan barang di seluruh toko di Indonesia, tanpa perlu keluar dari rumah atau menunggu balasan chat dari admin toko.

Bagi banyak orang, berbelanja kini bukan hanya aktivitas ekonomi, tapi bagian dari gaya hidup. Termasuk bagi Shahnaz, yang sibuk mengelola beberapa toko di beberapa titik di kawasan Tapal Kuda. Karena jarang ke kota yang punya store UNIQLO, pilihan belanja online jadi masuk akal. Toh, website dan aplikasi UNIQLO membuat belanja online tak terasa berbeda dengan datang langsung ke toko.

Dengan aplikasi yang kini terintegrasi penuh antara kanal online dan offline, baik Wulan maupun Shahnaz, juga jutaan pelanggan lain, bisa memesan barang lewat ponsel, membayar dengan berbagai pilihan metode digital, lalu mengambilnya di toko pilihan (atau dikirim). Bahkan, jika barang yang datang kurang cocok, penukaran bisa dilakukan langsung di toko manapun di Indonesia.

Body artikel Uniqlo

Produk Uniqlo. FOTO/Uniqlo

Belanja yang Bukan Sekadar Transaksi

Transformasi digital UNIQLO Indonesia yang dimulai Oktober 2025 menandai era baru: bukan sekadar e-commerce, tapi omni-channel lifestyle companion. Di dalam aplikasi yang diperbarui, pelanggan bisa mengecek stok, menonton LIVESTATION –tayangan langsung dari para stylist UNIQLO– atau bahkan memindai smart tag di toko untuk mencari warna dan ukuran lain secara online.

Pendekatan ini menunjukkan cara UNIQLO memandang belanja bukan sebagai aktivitas satu arah, melainkan sebagai pengalaman yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Melalui filosofi LifeWear, UNIQLO percaya bahwa pakaian seharusnya membuat hidup terasa lebih mudah. Ini termasuk pengalaman belanja yang memang seharusnya lebih sederhana dan manusiawi.

Ryohei Sato, Co-COO PT Fast Retailing Indonesia, menyebut transformasi e-commerce ini sebagai wujud komitmen untuk terus mendengarkan pelanggan. Menurutnya, transformasi baru yang sedang mereka kembangkan ini adalah penggabungan antara kecepatan, kenyamanan, serta personalisasi untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang terintegrasi, baik secara online maupun offline.

Di situs maupun aplikasi UNIQLO, terjadi banyak peningkatan. Mulai dari kemampuan pencarian yang lebih pintar, visualisasi tampilan yang lebih ringkas, hingga alur dan sistem pembayaran yang lebih efisien. Situs dan aplikasi versi baru ini sudah bisa dicoba sejak tanggal 7 Oktober 2025.

Selain itu, mulai November 2025, UNIQLO akan menghadirkan layanan eConcierge (WORKMATE) yang memungkinkan pelanggan mengakses koleksi lengkap UNIQLO secara online langsung dari toko, melakukan pembayaran di kasir, dan mengatur pengiriman sesuai kebutuhan. Layanan ini akan dimulai dari kawasan JABODETABEK, dan pada Februari 2026 akan menyusul ke seluruh Indonesia.

Selain peningkatan performa di situs dan aplikasi, juga akan ada beberapa fitur dan sejumlah layanan baru. Salah satunya adalah Gift Card fisik yang bisa digunakan untuk belanja online, dan rencananya akan mulai tersedia di toko-toko UNIQLO pada 2026.

Akan ada juga Order & Pick, layanan pesan online dan ambil di toko dalam waktu dua jam, yang akan diluncurkan November 2025 di wilayah Jabodetabek, dan diperluas ke seluruh Indonesia pada Februari 2026. Tak hanya itu, ada pula Click & Collect Lockers, yaitu loker khusus pengambilan pesanan di toko, akan mulai diuji coba di Jakarta pada 2026.

Dengan semua peningkatan itu, Ryohei juga menekankan bahwa sistem baru ini bisa mempermudah para pelanggan untuk berbelanja serta menikmati LifeWear essentials melalui kehadiran fitur digital yang diperluas.

“Kami akan terus berkomitmen untuk terus berkembang menyesuaikan kebutuhan pelanggan. Berbagai saran dan masukan dari para pelanggan setia UNIQLO telah kami terima, dan kami implementasikan ke dalam transformasi E-Commerce ini,” ujar Ryohei mengutip siaran pers (6/10/2025).

Langkah ini terasa relevan di tengah dunia digital yang kadang membuat interaksi terasa dingin dan mekanis. UNIQLO justru menawarkan kebalikannya: pengalaman belanja yang tetap terasa ada sentuhan manusia, efisien, tapi tetap berakar pada nilai-nilai penting dalam dunia dagang yang sudah bertahan ribuan tahun: kejujuran, kualitas, dan jaminan mutu.

Dengan filosofi LifeWear yang menempatkan fungsi dan kesederhanaan di pusat desainnya, UNIQLO menerjemahkan nilai yang sama ke dalam pengalaman digital. Melalui UNIQLO App, pelanggan bisa mengakses seluruh ekosistem layanan dalam satu tempat: melihat katalog koleksi terbaru, memeriksa stok toko secara real-time, hingga menyaksikan LIVESTATION untuk ide padu padan busana.

Tak hanya itu, fitur seperti Click & Collect, Order & Pick, dan Smart Tag Scanning memastikan pengalaman belanja yang efisien sekaligus personal. Semua kebutuhan, benar-benar ada di genggaman tangan — praktis, terhubung, dan terintegrasi tanpa batas.

Everything you need is in the palm of your hand.

Dan bagi pelanggan seperti Shahnaz atau Wulan, hal itu terasa nyata. Sesederhana memberikan rekomendasi padu padan baju. Juga diskon atau promo yang tak hanya muncul di hari besar. Atau pengiriman yang sat-set. Hingga berbagai kemudahan belanja, baik di store, via website, atau melalui aplikasi.

“Aplikasinya bikin aku ngerasa lebih dekat dengan brand-nya,” kata Wulan. “Aku gak cuma beli baju, tapi juga merasa diurus. Minimal kayak dikasih rekomendasi sama teman sendiri yang kebetulan punya taste bagus di bidang fashion.”.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang saling terhubung, UNIQLO App kini menghadirkan pengalaman omni-channel terbaik—menggabungkan dunia online dan offline secara mulus. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan menjelajahi koleksi terbaru, memeriksa ketersediaan stok di berbagai toko, hingga melakukan pemesanan atau penukaran barang dengan mudah di store mana pun di Indonesia.

Melalui integrasi antara aplikasi dan toko fisik, pelanggan dapat menikmati pengalaman berbelanja yang benar-benar seamless: memesan online lalu mengambil di toko, atau mencoba langsung di toko setelah melihatnya di aplikasi.

Inilah yang menjadikan UNIQLO tetap dekat di hati banyak orang. Mereka tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga kenyamanan dan kebebasan berbelanja yang disesuaikan dengan gaya hidup modern, baik secara online maupun offline.

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis