Menuju konten utama

RUU Polri: Usia Pensiun Polisi akan Disesuaikan dengan TNI

Habiburokhman menilai penambahan usia pensiun ini penting agar seluruh aparat negara memiliki masa usia pensiun yang sama.

RUU Polri: Usia Pensiun Polisi akan Disesuaikan dengan TNI
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/11/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri segera dibahas oleh DPR RI dan pemerintah pada tahun 2026 mendatang. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyebut pasal mengenai usia pensiun akan direvisi untuk mengatur perpanjangan masa batas usia pensiun Polri. Nantinya, usia pensiun untuk Polri akan disesuaikan dengan usia pensiun TNI.

Habiburokhman juga mengatakan pasal terkait usia pensiun Polri sangat mendesak untuk segera direvisi.

Adapun Pasal 30 ayat 2 UU Polri membahas tentang batas usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun dan dapat diperpanjang hingga 60 tahun bagi yang memiliki keahlian khusus.

“Paling urgent itu usia pensiun. Kalau di Undang-Undang Polri. Kalau yang paling penting, ya disesuaikan dengan kejaksaan dan dengan TNI. Kurang lebih mirip-mirip lah pengaturannya,” kata Habiburokhman kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Politikus Partai Gerindra ini menilai penambahan usia pensiun ini penting agar seluruh aparat negara memiliki masa usia pensiun yang sama. “Ya penting, kan semua aparat negara. Ya biar sama, ya. Kejaksaan, kepolisian, dan TNI. Kurang lebih sama lah,” ucapnya.

Ditemui terpisah, Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, justru mengatakan perpanjangan batas usia pensiun Polri bukan lah hal terpenting dalam pembahasan RUU Polri.

Dia tidak memungkiri perpanjangan usia pensiun akan dipertimbangkan untuk diperpanjang dalam pembahasan RUU Polri. Apalagi, katanya, adanya pertimbangan investasi negara terhadap pendidikan Polri yang biaya pendidikannya dinilai tak murah.

“Misalnya TNI, Polri, Kejaksaan mereka itu untuk mencapai jenjang tertentu itu biaya sekolahnya tinggi banget. Kemudian pada saat usia produktif mereka harus pensiun. Kan negara rugi,” kata Tandra.

Dengan demikian, dia meyakini saat ini perpanjangan batas usia pensiun Polri masih wacana belaka. “Tapi itu kan belum, masih hanya omon-omon lah kira-kira. Belum pembicaraan di tingkat fraksi, apalagi di Komisi III,” tuturnya.

Baca juga artikel terkait REVISI UU POLRI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Andrian Pratama Taher