Menuju konten utama

Video Capaian Pemerintahan Prabowo Diputar di Sidang Tahunan MPR

Video berdurasi sekitar delapan menit menampilkan capaian pemerintahan Prabowo, mulai dari swasembada pangan dan energi, MBG, koperasi, hingga BUMN.

Video Capaian Pemerintahan Prabowo Diputar di Sidang Tahunan MPR
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terdapat pemutaran video yang menampilkan sejumlah capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto 2026 dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan pantauan Tirto, video tersebut berdurasi sekitar delapan menit dan diputar sebelum Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan.

Video itu menampilkan sejumlah program dan capaian pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, program Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga revitalisasi sekolah, pembangunan koperasi desa, Kampung Nelayan Merah Putih, penyelamatan kekayaan negara, serta perampingan badan usaha milik negara (BUMN).

Dalam sektor pangan, pemerintah menyebut telah menargetkan swasembada delapan komoditas pangan berdasarkan Proyek Neraca Pangan Nasional 2026 yang diperbarui pada 2 Juli 2026.

Pemerintah memproyeksikan surplus beras sebesar 3.665.324 ton pada 2026. Sementara itu, jagung diproyeksikan surplus 1.562.695 ton, gula konsumsi 207.477 ton, cabai besar 588.512 ton, dan cabai rawit 595.578 ton.

Selain itu, surplus bawang merah diproyeksikan mencapai 63.369 ton, daging ayam ras 876.176 ton, dan telur ayam ras 516.503 ton.

Pada sektor energi, pemerintah menampilkan capaian implementasi B50 yang mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Program tersebut disebut memberikan nilai tambah industri sawit sebesar Rp23,49 triliun dan menyerap 2,1 juta tenaga kerja.

Pemerintah juga memproyeksikan penghematan devisa sebesar Rp170 triliun sepanjang 2026 melalui implementasi B50. Program tersebut juga diproyeksikan menurunkan emisi sebesar 44,46 juta ton CO² pada tahun yang sama.

Selain B50, video tersebut menampilkan proyek Gas Abadi Masela. Proyek itu memiliki cadangan gas sebesar 18,54 TCF dengan nilai investasi mencapai 20,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp352 triliun.

Di bidang pendidikan, pemerintah menampilkan program Sekolah Rakyat. Berdasarkan data per 12 Agustus 2026, terdapat 93 Sekolah Rakyat yang disebut telah berjalan, terdiri dari 81 sekolah rintisan tetap dan delapan sekolah rintisan baru.

Program tersebut disebut telah menjangkau 43.344 siswa dan menyerap 5.398 tenaga pendidik. Pemerintah menargetkan sebanyak 500 Sekolah Rakyat berdiri hingga 2029.

Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis disebut telah menjangkau 56,9 juta penerima manfaat. Program tersebut juga diklaim menyerap 1,3 juta tenaga kerja dengan 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

Pemerintah juga menampilkan capaian revitalisasi sekolah. Sepanjang 2025, sebanyak 16.167 sekolah disebut telah direvitalisasi. Selain itu, sebanyak 288.865 papan interaktif telah didistribusikan.

Untuk 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 71.744 sekolah direvitalisasi.

Dalam sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah menampilkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 3.300 gerai disebut telah beroperasi optimal, sedangkan 20.654 gerai telah selesai dibangun.

Pemerintah menargetkan 30.000 gerai KDKMP beroperasi optimal pada 2026 dengan target nasional sebanyak 80.000 gerai.

Program Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi bagian dari capaian yang ditampilkan. Sebanyak 100 unit disebut telah selesai dibangun, sementara 1.386 unit ditargetkan selesai dibangun hingga akhir 2026.

Video tersebut juga menampilkan capaian pemerintah dalam penyelamatan kekayaan negara. Pemerintah menyebut telah menertibkan 5,9 juta hektare kawasan hutan.

Nilai penyelamatan negara sejak Februari 2025 disebut mencapai Rp379 triliun. Selain itu, pemerintah mencatat penerimaan negara sebesar Rp41,54 triliun yang berasal dari denda administratif.

Pada sektor badan usaha milik negara (BUMN), pemerintah menampilkan agenda streamlining atau perampingan jumlah BUMN. Setelah perampingan, jumlah BUMN diproyeksikan berada di kisaran 200-300 perusahaan dari sebelumnya lebih dari 1.000 BUMN.

Perampingan tersebut diproyeksikan menghasilkan penghematan sebesar Rp50 triliun.

Pemutaran video capaian pemerintahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026.

Baca juga artikel terkait SIDANG TAHUNAN MPR atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra