tirto.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyepakati pembagian dividen senilai Rp751,83 miliar atau setara dengan Rp53,57 per lembar saham.
Kesepakatan tersebut berdasar hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Menara BTN, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
BTN meraup laba bersih senilai Rp3 triliun pada 2024, sehingga total dividen tersebut setara dengan 25 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2024.
Namun, laba bersih pada 2024 itu menurun 14,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,5 triliun.
Kemudian, pendapatan bunga BTN selama 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,5 persen secara tahunan menjadi Rp29,55 triliun.
Namun, beban bunga mengalami lonjakan sebesar 21,9 secara tahunan menjadi Rp17,84 triliun, sehingga dalam hal ini, pendapatan bunga bersih turut menurun sebesar 14,1 secara tahunan menjadi Rp11,73 triliun.
Pendapatan nonbunga mengalami lonjakan sebesar 17,6 persen secara tahunan menjadi Rp4,61 triliun. Beban operasional turut melonjak sebesar 12,1 persen secara tahunan menjadi Rp10,44 triliun.
BTN berhasil membukukan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp357,97 triliun di sepanjang tahun 2024, atau naik sebesar 7,3 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun 2023, Rp333,69 triliun.
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama