tirto.id - Nilai tukar rupiah merosot ke level Rp16.835 per dolar AS pada perdagangan Selasa (24/2/2026) pagi. Mata uang Garuda turun 33 poin atau 0,20 persen di tengah pergerakan mata uang Asia yang bergerak ke zona merah.
Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini.
Yen Jepang (JPY) melemah 0,20 persen, dolar Hongkong (HKD) menguat 0,01 persen, dolar Singapura (SGD) melemah 0,07 persen, dolar Taiwan (TWD) melemah 0,17 persen, dan Won Korea (KRW) menguat 0,06 persen.
Selanjutnya, Peso Filipina (PHP) melemah 0,2 persen, Rupee India (INR) menguat 0,11 persen, Yuan China (CNY) stagnan, Ringgit Malaysia (MYR) menguat 0,06 persen, sementara Baht Thailand (THB) melemah 0,18 persen.
Di sisi lain, pergerakan mata uang negara-negara Eropa terhadap dolar AS juga terpantau bergerak campuran.
Euro (EUR) melemah 0,03 persen, Pound Sterling (GBP) melemah 0,02 persen, sementara Franc Swiss (CHF) melemah 0,1 persen. Adapun Krona Swedia (SEK) melemah 0,17 persen, dan Krona Denmark (DKK) melemah 0,05 persen.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan mata uang akan ditutup menguat hari ini.
"Sedangkan untuk perdagangan besok [hari ini], mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang Rp16.770-Rp16.800," sebutnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id







































