Menuju konten utama

RI Bisa Suplai Komponen, Rosan Yakin Investasi Apple Bakal Naik

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, optimistis investasi Apple akan naik usai bertemu dengan tiga vendor perusahaan tersebut.

RI Bisa Suplai Komponen, Rosan Yakin Investasi Apple Bakal Naik
Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani usai acara Town Hall Danantara di JCC, Jakarta, Senin (28/4/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengeklaim telah menemui tiga vendor Apple Inc untuk membahas investasinya di Indonesia. Usai pertemuan itu, Rosan melihat investasi Apple di Indonesia dapat meningkat.

“Akan meningkat, kenapa? Karena kami sudah berbicara dengan tiga vendor Apple lainnya, untuk berinvestasi di Indonesia,” ucap Rosan di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

“Jadi nanti dari Indonesia juga bisa suplai Apple untuk komponen-komponen dan itu dibebaskan dari tarif ya, kalau untuk laptop, untuk handphone dibebaskan dari tarif,” imbuhnya.

Salah satu vendor dimaksud adalah perusahaan asal Cina, Huayou, yang menjadi penyedia komponen produk Apple. Rosan memastikan, perusahaan tersebut akan melakukan produksinya secara intensif di Indonesia.

“Banyak diproduksi juga oleh Huayou untuk produk-produk kebutuhan Apple. Karena untuk satu handphone saja, itu ada lebih dari 340 produk. Untuk satu handphone, biasanya iPhone 16. Ternyata saya lihat outsources-nya banyak dari negara-negara Cina,” jelas Rosan.

Rosan pun menegaskan investasi pabrik AirTag—perangkat pelacak yang dikembangkan oleh Apple—di Batam sudah berjalan baik. Hal tersebut ditandai dengan pembelian tanah oleh Apple di Batam. Dengan demikian, dia memastikan Apple tetap menjalankan investasinya di Indonesia.

“Mereka juga sudah beli tanahnya di Batam. Sudah land clearing dan lain-lain lain. Jadi Investasi tetap berjalan, ya walaupun memang ada tensi geopolitik, geoekonomi, tapi alhamdulillah ini tetap berjalan sesuai dengan komitmennya,” ujarnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, mengatakan pembelian lahan di Batam menjadi tanda keseriusan Apple dalam menanamkan investasinya di Indonesia. Namun, dia belum memberi kepastian terkait proses commissioning atau persiapan produksinya kapan.

“Yang pastinya kalau mereka sudah membeli lahan, tidak mungkin tidak akan berinvestasi,” katanya di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana