Indeks Misbar

The Killer: Film One-Man Show Lazimnya, tapi oleh David Fincher
The Killer menampilkan unsur-unsur yang biasa ada dalam film one-man show. Yang membuatnya beda adalah arahan David Fincher.

Balada Cinta Mati Rasa dalam Love Ice Cream
Love Ice Cream menghadirkan kisah ringan untuk diikuti. Namun, caranya mencapai konklusi terkesan terburu-buru.

The Swan dan Siklus Kekerasan yang Tiada Ujungnya
Seri film pendek Wes Anderson yang mengadaptasi cerpen Roald Dahl. Menyoroti siklus kekerasan yang tiada akhir.

Gampang Cuan Memparodikan Ambisi Jadi Crazy Rich secara Instan
Narasi Gampang Cuan mengingatkan penonton akan dua sisi dunia saham. Di balut komedi dan satir yang lumayan efektif.

When Evil Lurks Mengolah Tema Klasik Jadi Lebih Mengerikan
When Evil Lurks sebenarnya mengusung tema yang amat klasik dalam genre horor. Sentuhan Demian Rugna menjadikannya berbeda dari horor kebanyakan.

Badrun & Loundri, Mawas Diri dari Gimik Politik
Jelang Pemilu 2024, Garin Nugroho menghadirkan dua film yang kental mengusung tema politik. Sebagai eduksi sekaligus ajakan mawas diri.

Judi dan Spiritualitas dalam The Wonderful Story of Henry Sugar
The Wonderful Story of Henry Sugar memuat cerita berbingkai karya Roald Dahl. Temanya berkisar pada pencarian akan pencerahan ke Timur.

Menghanyutkan Diri dalam Magis dan Harumnya Gadis Kretek
Tak sekadar hadirkan kisah cinta, Gadis Kretek juga menjahit isu-isu penting dalam semestanya yang magis dan mendalam.

Killers of the Flower Moon: Keserakahan yang Meledak Jadi Petaka
Di film terbarunya, Martin Scorsese mengeksplorasi sifat serakah manusia yang mendorong mereka berbuat keji. Penuh kekerasan, tapi masih terukur.

Kemerdekaan Digital yang Tidak Mengenal Budi Pekerti
Karya baru Wregas Bhanuteja yang memotret fenomena perundungan dan cancel culture di dunia digital. Salah satu film Indonesia terbaik tahun ini.

A Man, Mendefinisikan dan Melampaui Persoalan Identitas
Kisah investigatif dan penuh perenungan tentang definisi identitas. Tak hanya berlatar Jepang, ia juga relevan untuk khalayak di mana pun.

Over the Garden Wall, Tontonan Halloween yang Tak Lekang
Over the Garden Wall adalah tontonan Halloween yang tak lekang. Di tonton kapan pun, ia tetap mengasyikkan.

Menyusuri Neraka Kekerasan Tak Berujung dalam Hopeless
Hopeless menjadi debut bagi sutradara Kim Chang-hoon dan bintang remaja Hong Xa-bin. Ditayangkan perdana di Festival Film Cannes 2023 pada Mei lalu.

Barbenheimer: Meniti Jalan Berbeda demi Takhta Box Office
Baik Nolan maupun Gerwig, sama-sama mengimplikasikan kualitas untuk film terbarunya. Menyajikan pengalaman sinematik berbeda, tapi tetap mengesankan.

Mayflies dan Anomali Rasa Bersalah
Mayflies sebenarnya didukung oleh materi skenario yang kuat. Namun, eksekusinya gagal bikin ia bersinar.

The Rat Catcher Mengomentari Kebutuhan Si Tersisih akan Validasi
Wes Anderson mengadaptasi cerpen The Ratcatcher menjadi film pendek. Sebuah komentar sosial tentang orang-orang yang terkucilkan.

Cobweb: Komedi Metasinema dari Korsel yang Menjual Nostalgia
Cobweb menghadirkan dinamika di balik layar produksi film dengan gaya metasinema. Diarahkan oleh Kim Jee-woon sang maestro sinema Korea Selatan.

Di Ambang Kematian, Horor Ilmu Hitam nan Brutal
Belajar dari para pendahulunya, Di Ambang Kematian menghadirkan kisah horor yang tidak tipikal. Layak masuk jajaran film horor terbaik tahun ini.

Poison: Racun Tanpa Penawar Berwujud Rasisme
Poison merupakan bagian dari seri film pendek garapan sutradara Wes Anderson yang tayang di Netflix. Mengadaptasi Cerpen dari penulis besar Roald Dahl.

Rencana Besar Yang Kurang Berpendar
Rencana Besar adalah alih wahana dari novel berjudul serupa karya Tsugaeda. Membawa banyak isu sosial yang benang merahnya merentang hingga 1998.
Masuk tirto.id







