Menuju konten utama

Purbaya Warning Himbara soal NPL: Tak Hati-Hati Harusnya Dipecat

Purbaya mengancam akan memecat direksi Himbara jika penyaluran tidak dilakukan secara cermat dan terjadi kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).

Purbaya Warning Himbara soal NPL: Tak Hati-Hati Harusnya Dipecat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Thomas A. M. Djiwandono (kanan) menyampaikan keterangan pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, meminta kepada seluruh bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk berhati-hati dalam menyelarukan dana Rp200 triliun yang ditempatkan pemerintah.

Purbaya bahkan mengancam akan memecat direksi Himbara jika penyaluran tidak dilakukan secara cermat dan terjadi kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).

"Kalau mereka kasih pinjaman enggak hati-hati jadi NPL, ya harusnya mereka dipecat," ujar Purbaya di Istana Negara, dikutip Rabu (17/9/2025).

Meski begitu, Purbaya meyakini para perbankan saat ini cukup pintar. Ini tercermin dari kinerja perbankan yang masih positif hingga Juli 2025. Di mana kualitas aset yang tetap baik dengan NPL terjaga di level 2,28 persen dan Loan at Risk (LaR) turun menjadi 9,68 persen.

"Perbankan cukup pintar harusnya," ujar dia.

Sebelumnya, Purbaya sudah mengalokasikan Rp200 triliun kepada Himbara. Rinciannya dana sebesar Rp55 triliun masing-masing sudah diguyurkan untuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri.

Sedangkan, dua bank pelat merah lainnya, yakni PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk masing-masing mendapat kucuran dana sebesar Rp25 triliun dan Rp10 triliun.

“Jadi, dananya akan kita kirim. Udah saya setujui tadi pagi. Bentar lagi dikirim sama dia,” kata Purbaya, sembari menunjuk Diektur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti yang berdiri di samping kanannya, dalam konferensi pers, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (12/9/2025).

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Insider
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Hendra Friana