Menuju konten utama

Purbaya Rombak Pejabat Kanwil Pajak Jakarta Utara

Menurut Purbaya, kinerja Kanwil DJP Jakarta Utara akan terganggu ketika para pejabat yang terkena OTT tidak dirombak.

Purbaya Rombak Pejabat Kanwil Pajak Jakarta Utara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) berbicang bersama Wamen Keuangan Suahasil Nazara (kedua kiri), Thomas Djiwandono (kedua kanan), Dirjen Anggaran Luky Alfirman (kiri) dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu (kanan) memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merombak pejabat Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026). Perombakan dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Kanwil DJP Jakarta Utara beberapa pekan lalu.

Menurut Purbaya, kinerja Kanwil DJP Jakarta Utara akan terganggu ketika para pejabat yang terkena OTT tidak dirombak. Sebab, para pejabat yang terkena OTT itu disebut akan disibukkan dengan pemeriksaan di KPK.

"Kan kita bisa lihat, kalau dia sibuk di KPK, kan bisa keganggu servis ke publik.

Jadi, kita ambil langkah untuk mengganti secepatnya yang sedang ada bermasalah di KPK," tuturnya di Aula KPP Madya Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya hanya menyatakan para pejabat yang terkena OTT kini berstatus dirumahkan. Ia tidak mengungkapkan tugas atau tanggung jawab baru dari para pejabat yang terkena OTT.

Sementara itu, Purbaya mengingatkan pejabat lingkungan DJP maupun Kemenkeu agar tidak lepas tangan dari aktivitas bawahan masing-masing. Pejabat lingkungan Kemenkeu disebut harus bisa mengontrol bawahan mereka.

"Kalau anak buahnya ada ngaco-ngaco dan mereka tidak mendeteksi apa-apa, nukan berarti mereka [pejabat lingkungan Kemenkeu] bisa lepas dari tanggung jawabnya, ini hanya konfirmasi kepada para pejabat-pejabat bahwa mereka harus mengendalikan orang-orang di bawahnya," urai dia.

Purbaya turut merasa heran dengan kelakuan anak buahnya. Saat ditanya alasan mengapa tak ada penindakan atas kinerja karyawan, anak buah Purbaya mengeklaim ada sosok backing-an yang menjadi penghambat.

Akan tetapi, saat Purbaya bertanya siapa sosok tersebut, anak buahnya hanya bungkam. Di satu sisi, ia mengaku tak pernah mendengar siapa sosok yang menjadi backing-an tersebut.

"Itu yang saya heran itu gitu. Kalau saya tanya bawahan, kenapa enggak gerak? Ada backing-nya. Siapa backing-nya? Diam. Jadi saya agak bingung. Saya sih selama ini enggak pernah dengar ada backing, nama-nama backing yang muncul. Hanya samar-samar aja. Itu yang saya tegurkan tadi. Kalau ada ya kasih tahu saya, kita beresin," urai Purbaya.

Sebagai informasi, para pejabat yang dilantik di antaranya Untung Supardi selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara dan Gorga Parlaungan selalu Kepala KPP Madya Jakarta Utara.

Kemudian, Andika Arisandi selaku Pejabat Fungsional Penilai Pajak Ahli Muda KPP Madya Jakarta Utara, serta Hadi Suprayitno selaku Kepala Seksi Pengawasan I KPP Pratama Pangkalanbun Kanwil DJP Kalimatan Selatan dan Tengah.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Farida Susanty