Menuju konten utama

Purbaya akan Taruh Orang Kemenkeu di DSI, Ini Alasannya

Purbaya menilai, dengan penempatan orang K/L, pengawasan terhadap DSI akan jauh lebih baik dibandingkan lembaga-lembaga yang sudah beroperasi sebelumnya.

Purbaya akan Taruh Orang Kemenkeu di DSI, Ini Alasannya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K/L) dalam struktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan BUMN baru khusus ekspor tersebut bekerja transparan dan tidak memonopoli pasar.

"Usulan pak Menko itu kalau untuk pengawasan biar benar kita harus menaruh orang di sana, termasuk dari (Kementerian) Keuangan, dari Kementerian lain juga supaya tidak jadi monopolis yang seenak jidat gitu," ujar Purbaya di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).

Purbaya menilai, dengan penempatan orang K/L, pengawasan terhadap badan yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto tersebut akan jauh lebih baik dibandingkan lembaga-lembaga yang sudah beroperasi sebelumnya.

"Saya pikir pengawasan DSI akan lebih bagus dibanding lembaga-lembaga yang ada sebelumnya. Sehingga dia tidak akan jadi monopolis yang mengganggu pasar," tegasnya.

Selain pengawasan secara kelembagaan, Purbaya mengungkapkan cara termudah untuk menjaga efektivitas kinerja DSI adalah dengan mengawasi kekayaan para pegawainya.

Dalam kesempatan berbeda itu, ia memperingatkan akan langsung memecat pegawai DSI jika ditemukan memiliki kekayaan yang tidak wajar secara tiba-tiba.

"Pengawasannya gampang, Pak. Kita awasi aja pegawai DSI-nya. Kalau tiba-tiba dia kaya, kita pecat. Berarti kan dia terima duit," ujar Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival 2026, dikutip dari akun YouTube Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, pegawai yang tiba-tiba kaya menjadi indikasi adanya praktik suap untuk membantu eksportir nakal.

Mengingat sistem ekspor kini dipusatkan satu pintu melalui DSI, Purbaya menyebut kecurangan dalam realisasi ekspor sumber daya alam (SDA) akan lebih mudah terdeteksi.

"Kan udah satu pintu, di sana udah jelas, di sini udah jelas. Kalau ada sesuatu, berarti ada di perusahaan-perusahaan itu," tambahnya.

Oleh karena itu, penempatan perwakilan dari Kementerian Keuangan dan kementerian terkait lainnya menjadi instrumen penting agar operasional PT DSI berjalan sesuai dengan desain awal pemerintah.

"Jadi, nanti mungkin nanti dari Kementerian Keuangan dan lembaga-lembaga lain akan menaruh orang di DSI itu, supaya jalannya sesuai dengan yang didesain," pungkas Purbaya.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Insider
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana