tirto.id - Yayasan filantropi independen Danantara, Danantara Indonesia Trust (DIT), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra dari sektor kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Mitra tersebut meliputi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Karya Salemba Empat, serta Museum dan Cagar Budaya.
CEO Danantara Rosan Roeslani berujar, pihaknya juga ikut mendorong kemajuan sosial Indonesia. Dengan demikian, Danantara tidak hanya berfokus pada pengelolaan aset investasi negara.
"Danantara Indonesia didirikan bukan hanya untuk mengelola aset dan investasi negara, tetapi juga untuk berkontribusi pada kemajuan sosial Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).
"Melalui Danantara Indonesia Trust, kami memperluas misi kami untuk memperkuat sumber daya manusia dan menjawab tantangan sosial, karena kami percaya bahwa penciptaan nilai jangka panjang harus berjalan seiring dengan dampak nyata bagi masyarakat," lanjut dia.
Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust Nuraini Razak mengatakan, kemitraan yang ditandatangani tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat Indonesia dan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kelompok yang membutuhkan.
"Setiap kemitraan yang diumumkan hari ini dipilih untuk menjawab kebutuhan pembangunan paling mendesak di Indonesia, seperti kesehatan ibu dan anak, akses terhadap pendidikan berkualitas serta literasi budaya," ucapnya.
"Melalui kolaborasi ini, program-program tersebut akan menjadi fondasi DIT sebagai platform yang memobilisasi aksi kolektif, mendorong solusi berskala besar, dan menghadirkan dampak nyata di seluruh Indonesia," lanjut Nuraini.
Tiga kemitraan tersebut mencerminkan pendekatan menyeluruh dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kerja sama dengan Kementerian Kesehatan difokuskan pada peningkatan kesehatan dan gizi ibu dan anak, termasuk penyediaan vaksin heksavalen (hexavalent vaccine) untuk melindungi jutaan anak dari berbagai penyakit menular, penguatan infrastruktur rantai dingin (cold chain) vaksin, serta penyediaan suplemen Multiple Micronutrient untuk mendukung keselamatan ibu hamil dan proses persalinan, sekaligus mencegah stunting.
Sementara itu, kemitraan dengan Karya Salemba Empat mencakup program beasiswa selama tiga tahun bagi sekitar 500 mahasiswa kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia. Program ini juga disertai pendampingan (mentoring), pengembangan kepemimpinan, serta pelatihan kesiapan karier.
Adapun kerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya berfokus pada pengembangan Perpustakaan Danantara Indonesia Trust di Museum Nasional, yang dirancang untuk memperluas akses publik terhadap pengetahuan dan literasi budaya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































