Menuju konten utama

Kemenkeu-Danantara Matangkan Peralihan PNM & Geo Dipa

Kemenkeu dan Danantara duduk bersama menyelaraskan arahan Presiden Prabowo pangkas bunga kredit usaha mikro Mekaar jadi 8 persen.

Kemenkeu-Danantara Matangkan Peralihan PNM & Geo Dipa
Pekerja menyelesaikan pekerjaan pada proyek sumur produksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Geo Dipa Energi di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2022). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Keuangan bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) disebut masih duduk bersama untuk mematangkan rencana peralihan special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, PT Geo Dipa Energi (Persero) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, mengakui kemajuan pembahasan memang sudah didapatkan kedua belah pihak.

Namun, itu masih menjadi pembahasan internal Kementerian Keuangan dan Danantara, sehingga pihaknya belum bisa membeberkan pembaruan informasi kepada publik, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Jadi, untuk itu kita memang belum melaporkan perkembangan PNM dan Geo Dipa ini ke yang terhormat Komisi XI (DPR RI). Karena memang masih di keep di internal dahulu, Bu untuk pematangannya,” ungkap Puspa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Namun demikian, Puspa memastikan pembahasan secara intensif tetap dilakukan seiring dengan titah Prabowo kepada PT PNM untuk memberikan bunga super mikro sebesar 8 persen kepada para pelaku usaha akar rumput.

“Tapi memutuskan untuk memangkas bunga kredit super mikro yang ada di program PNM Mekaar terutama itu menjadi 8 persen, dari yang sebelumnya itu ada yang 24 persen, gitu. Nah, karena ada arahan ini, maka kemudian pemerintah dan Danantara bermaksud untuk duduk bersama lebih dulu, berkonsolidasi, ya,” jelas dia.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan proses pengambilalihan PNM oleh Kementerian Keuangan dari Danantara berpotensi dilakukan melalui skema tukar guling aset dengan Geo Dipa. Namun, ia menjelaskan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal dan belum ada keputusan final.

"Tadi sudah sempat diskusi, gimana kalau tukar dengan Geo Dipa, tapi itu masih kita bicarakan lagi," ujar Purbaya saat ditemui di Kejagung, Jumat (10/4/2026).

Meski demikian, prioritas utama Kemenkeu saat ini tetap pada upaya penuh mengambil alih PNM. Tujuannya, untuk memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dalam beberapa tahun ke depan membentuk bank UMKM murni.

"Yang jelas masih fokusnya di gimana departemen keuangan bisa mengambil alih PNM untuk supaya kita bisa menyalurkan KUR lewat situ dan ke depannya dalam beberapa tahun kita bentuk suatu bank yang disebut bank UMKM betulan," ucapnya.

Purbaya pun membedakan rencana bank UMKM ini dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, induk PNM. Menurutnya, fokus utama bukanlah mengejar keuntungan besar.

"Enggak. BRI kan profit oriented, ini bukan profit oriented. Iya nggak rugi [juga], tapi nggak gila-gilaan bunganya. Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM," katanya.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah