Menuju konten utama

Bahlil Janji BBM & LPG Subsidi Tidak Naik meski Masih Ada Perang

Kata Bahlil harga minyak dunia saat ini memang masih fluktuatif, namun dia menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman.

Bahlil Janji BBM & LPG Subsidi Tidak Naik meski Masih Ada Perang
Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). PT Pertamina Patra Niaga berupaya melakukan normalisasi antrean panjang dengan menambah jam operasional menjadi 24 jam dan menambah sebanyak 30 unit mobil tangki BBM untuk disalurkan ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumatera Utara. ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga BBM bersubsidi dan LPG subsidi tidak mengalami kenaikan, meskipun ketegangan geopolitik akibat peperangan di Timur Tengah masih berlangsung.

Hal ini dilaporkan Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

"Tapi kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk di dalamnya adalah elpiji subsidi," ujar Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo.

Bahlil melaporkan kepada Prabowo bahwa harga minyak dunia saat ini memang masih fluktuatif. Meski demikian, ia menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman.

"Tentang geopolitik, peperangan yang ada di Timur Tengah yang belum selesai, tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insyaAllah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi LPG. Namun, harganya masih naik turun naik turun, di harga global juga demikian," katanya.

Terkait upaya menjaga ketahanan energi nasional, Bahlil juga menjelaskan bahwa impor minyak dari Rusia terus dilanjutkan setelah tahap pertama terealisasi.

Impor ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar cadangan minyak Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

"Tujuannya adalah untuk menjaga cadangan kita jangan sampai terjadi kekurangan dan sekaligus memastikan bahwa energi dalam negeri kita bisa tersedia," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait BBM SUBSIDI atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Bayu Septianto