tirto.id - Komisaris Utama (Komut) PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoesoedibjo, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi Kementerian Sosial (Kemensos).
Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemanggilan dilakukan pada Kamis (14/8/2025). "Pemeriksaan atas nama BRT, Komut PT Dosni Roha Logistik," tuturnya dikutip dari Antara.
Profil Rudy Tanoesoedibjo & Bisnisnya
Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoesoedibjo merupakan pengusaha asal Indonesia dengan latar belakang usaha yang luas, dari logistik, media, hingga farmasi.
Rudy Tanoe lahir di Surabaya tanggal 16 Januari 1984. Ia merupakan lulusan University of San Francisco dengan memperoleh gelar Master di bidang Administrasi Bisnis pada tahun 1989.
Kini, Rudy Tanoe menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Dosni Roha Indonesia Tbk alias DNR Corporation, seperti dikutip dari laman DNR, diakses pada Kamis (14/8/2025).
Melansir dokumen Bursa Efek Indonesia (IDX) pada Januari 2025, Rudy Tanoe juga menjadi Dirut PT Dos Ni Roha (DNR Distribution), yang juga masih bernaung dengan DNR. Di samping itu, dalam pemanggilan terbaru, Rudy Tanoe diketahui menjabat sebagai Komut DNR Logistics.
DNR merupakan perusahaan yang juga bergerak di sektor rantai pasok, baik luring dan daring, dengan jejaring di berbagai daerah di Indonesia. Rudy Tanoe sendiri setidaknya berpengalaman selama 30 tahun di dunia bisnis.
Rudy Tanoesoedibjo Dipanggil KPK Sebagai Saksi
Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rudy Tanoesoedibjo dipanggil untuk memberikan saksi dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia (DNR).
Selain Rudy Tanoe, KPK sebelumnya juga telah memeriksa lima orang saksi dalam penyelidikan kasus yang sama. Kelima saksi tersebut terdiri dari dua aparatur sipil negara (ASN) dan tiga saksi dari pihak swasta.
Dua saksi ASN tersebut adalah Ibnu Solihin dan Fathin Chamama. Keduanya merupakan staf di Kemensos.
Sementara tiga saksi lainnya adalah Dirut DNR Logistik 2018-2022 Kanisius Jerry Tengker, Direktur Operasional DNR Logistik 2021-2024 Herry Tho, dan Direktur DNR tahun 2018 hingga sekarang Gary Judianto Tanoesoedibjo.
Nama yang disebut terakhir, yakni Gary Judianto Tanoesoedibjo, merupakan anak dari Rudy Tanoe.
Dugaan kasus ini, yang menyeret nama Rudy Tanoesoedibjo, merupakan kasus terkait dugaan korupsi pengangkutan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kemensos.
Kasus yang penyidikannya telah dimulai pada 13 Agustus 2025 ini, disebut KPK telah menetapkan tersangka, walaupun detail identitas mereka belum diungkap lembaga anti-rasuah itu.
Kasus ini merupakan pengembangan perkara dari kasus suap pengadaan paket bansos Covid-19 di wilayah Jabodetabek pada 2020 lalu.
Dalam kasus ini, eks Menteri Sosial (Mensos) saat itu, Juliari Batubara, terbukti menerima suap dalam proses pengadaan paket bansos Covid-19.
Dari kasus suap ke Mensos, kemudian berkembang menjadi kasus dugaan korupsi bansos beras pada Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos dan program bansos presiden Joko Widodo (Jokowi).
Untuk kasus dugaan korupsi bansos presiden, KPK sebelumnya sudah menetapkan Direktur PT Mitra Energi Persada (MEP) Ivo Wongkaren sebagai tersangka.
Menurut KPK, dugaan korupsi bansos presiden itu dilakukan dengan modus mengurangi kualitas barang yang akan disalurkan kepada masyarakat. Akibatnya, negara ditaksir merugi Rp125 miliar.
Kini kasus tersebut kembali berkembang, yakni terkait dugaan korupsi dalam proses penyaluran atau distribusi bansos.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id



























