tirto.id - Republik Demokratik (RD) Kongo atau Democratic Republic of the Congo (DRC) termasuk negara yang terletak di benua Afrika bagian tengah. RD Kongo dikenal juga sebagai DR Kongo, Kongo Kinshasa, atau hanya Kongo.
Sebelumnya, RD Kongo bernama Republik Zaire. Di masa lalu, secara kronologis, RD Kongo juga dikenal dengan nama Negara Bebas Kongo, Kongo Belgia, Republik Kongo-Léopoldville, Republik Demokratik Kongo, dan Republik Zaire, lalu kembali menjadi RD Kongo.
RD Kongo dinamai menurut Sungai Kongo yang mengalir melalui negara ini. Sungai Kongo sendiri merupakan sungai terdalam di dunia dan sungai terbesar ketiga di dunia berdasarkan debit air.
RD Kongo berbatasan dengan Republik Kongo di sebelah barat. Itulah mengapa penting untuk membedakan antara RD Kongo dan Republik Kongo.
Lokasi dan Peta Negara RD Kongo
Pada saat kemerdekaan, RD Kongo bernama Republik Kongo-Léopoldville. Hal ini dilakukan untuk membedakan dari negara tetangganya, Kongo, yang secara resmi bernama Republik Kongo.
Berdasarkan luas daratan, negara RD Kongo termasuk negara terbesar kedua di Afrika dan terbesar ke-11 di dunia. Populasi sekitar 124 juta jiwa dan ibu kota di Kinshasa, sebuah kota terbesar sekaligus sebagai pusat ekonomi.
Secara persis, RD Kongo terletak di bagian tengah Afrika sub-Sahara. Negara ini berbatasan di barat laut dengan Republik Kongo, sedangkan di utara dengan Republik Afrika Tengah.
Kemudian, di timur laut berbatasan dengan Sudan Selatan, di timur dengan Uganda, Rwanda, Burundi, dan Tanzania (di seberang Danau Tanganyika). Sedangkan, di selatan dan tenggara, berbatasan dengan Zambia.
Di barat daya, RD Kongo berbatasan dengan Angola. Sementara itu, di barat berbatasan dengan Samudra Atlantik Selatan dan eksklave Cabinda di Angola.
RD Kongo terletak di antara garis lintang 6°N dan 14°S, dengan garis bujur 12°E dn 32°E. Negara ini membentang di garis Khatulistiwa, dengan sepertiga di utara dan dua pertiga di selatan.
Dengan luas sekitar 2.345.408 kilometer persegi (905.567 mil persegi), RD Kongo merupakan negara terbesar kedua di Afrika berdasarkan luas wilayah. Posisinya berada di bawah Aljazair.

Karena terletak di Khatulistiwa, RD Kongo memiliki curah hujan tinggi dan badai petir tertinggi di dunia. Sebagian besar wilayah RD Kongo ditutupi hutan hujan lebat, bahkan menjadi hutan hujan terbesar kedua di dunia setelah hutan hujan Amazon.
Hamparan hutan hujan tersebut meliputi sebagian besar cekungan tengah sungai yang luas dan rendah, yang miring ke arah Samudra Atlantik di barat. Daerah ini dikelilingi dataran tinggi yang menyatu dengan sabana di selatan dan barat daya.
Tak hanya itu, daerah tersebut juga dikelilingi oleh teras pegunungan di barat dan padang rumput lebat yang membentang di luar sungai Kongo di utara. Adapun Pegunungan Rwenzori yang tertutup gletser terletak di wilayah paling timur.
Terletak di Khatulistiwa, RD Kongo memiliki iklim tropis sehingga menghasilkan sistem Sungai Kongo yang mendominasi topografi wilayah tersebut bersama dengan hutan hujan yang dilaluinya.
Cekungan Kongo mencakup hampir seluruh negara dan area seluas hampir 1.000.000 km persegi (390.000 mil persegi). Sungai dan anak sungainya merupakan tulang punggung ekonomi dan transportasi Kongo.

Bahasa Negara RD Kongo
Bahasa Prancis menjadi bahasa resmi dan yang paling banyak digunakan di negara RD Kongo. Selain itu, terdapat lebih dari 200 bahasa asli. Salah satunya Lingala, bahasa yang paling banyak digunakan di RD Kongo.
Meskipun terdapat sekitar bahasa 250 bahasa digunakan sehari-hari, bahasa Prancis tetap menjadi bahasa utama pemerintahan, ekonomi formal, dan sebagian besar pendidikan. Empat bahasa asli di RD Kongo juga memiliki status resmi, yakni Lingala, Kiswahili, Kikongo, dan Tshiluba.
Sementara itu, Suku Bantu mendominasi 80% dari sebanyak 250 kelompok suku Afrika secara keseluruhan. Kelompok berbahasa Bantu terbesar adalah Kong, Luba, Mongo, Bashi, dan Lunda.

Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id







































