Menuju konten utama

Profil Letjen Suharyanto Kepala BNPB & Rekam Jejaknya

Profil Letjen Suharyanto, Kepala BNPB RI. Cek latar pendidikan militer, jejak karier, dan total harta kekayaannya.

Profil Letjen Suharyanto Kepala BNPB & Rekam Jejaknya
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M (kemeja putih dan rompi hijau) saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Potensi Bencana Hidrometeorologi di Kantor Kemendagri, Jakarta pada Senin (18/11). foto/(BNPB

tirto.id - Letjen Suharyanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang disorot setelah undangan rapat koordinasi pernikahan anaknya yang menggunakan kop resmi instansi beredar di media sosial. Simak profilnya.

Letjen Suharyanto dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala BNPB sejak 17 November 2021. Ia menggantikan Letjen Ganip Warsito yang telah memasuki masa pensiun.

Profil Letjen Suharyanto Kepala BNPB & Rekam Jejaknya

Suharyanto lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 8 September 1967. Sebelum menjabat sebagai Kepala BNPB, Suharyanto memiliki rekam jejak yang beragam.

Letjen Suharyanto mengawali pendidikannya di Akademi Militer (Akmil) tahun 1989 dan mengikuti berbagai jenjang pendidikan militer, termasuk Diklapa I & II, Seskoad, Sesko TNI (lulusan terbaik 2013), serta Lemhannas RI PPSA pada 2019. Ia juga menguasai berbagai kualifikasi tempur seperti Dik PARA, Raider, dan Airborne.

Jejak kariernya dimulai sebagai Danton, Danki, dan Pasi Yonif Linud 612/Modang (1989–1998), lalu menjabat berbagai posisi strategis seperti Danyonif 500/Raider, Dandim Surabaya Selatan, hingga Danrem 051/Wijayakarta.

Letjen Suharyanto juga berpengalaman di bagian intelijen sebagai Karo Kepegawaian BIN dan Direktur Kontra Separatisme BIN. Kariernya terus menanjak setelah diangkat sebagai Kasdam Jaya, Sekretariat Militer Presiden Kemensetneg RI, dan Pangdam V/Brawijaya.

Sejak 2021, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala BNPB hingga sekarang berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No.140/P/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB.

Selama periode pandemi Covid-19, Letjen Suharyanto mempunyai peran penting. Bersama dengan jajaran pejabat lainnya, Suharyanto secara aktif menanamkan kebiasaan untuk memakai masker pada masyarakat dan santri.

Ia juga mensukseskan gerakan vaksin Covid door-to-door sehingga menyasar lebih banyak masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dan mencegah penularan Covid lebih luas.

Ia juga terbukti handal dalam mendidik Babinsa mendeteksi warganya yang terinfeksi virus Covid. Tak hanya itu, Letjen Suharyanto juga memastikan penyaluran bantuan sosial saat pandemi dapat tepat sasaran dan berjalan tanpa hambatan.

Total Harta Kekayaan Letjen Suharyanto

Dalam laman resmi e-LHKPN, Letjen Suharyanto memiliki total harta kekayaan sebesar Rp25 miliar, tepatnya Rp25.260.713.405. Ini berdasarkan data terakhir yang dilaporkan yakni pada Desember 2024 lalu.

Harta Letjen Suharyanto meliputi tanah dan bangunan di Bandung Barat dan Surabaya dengan nilai total Rp15.816.004.512.

Selain tanah dan bangunan Letjen Suharyanto juga melaporkan dua kendaraan mewah yang dipunyainya yakni Toyota Alphard dan Honda DG48 dengan nilai total Rp1.379.772.900.

Letjen Suharyanto juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp838.819.242 serta kas dan setara kas sejumlah Rp7.264.209.751.

Pada saat pelaporan, Letjen Suharyanto tidak mempunyai hutang sehingga total kekayaannya menjadi Rp25.260.713.405.

Baca juga artikel terkait KEPALA BNPB atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra