Menuju konten utama

Profil Iqbal Damanik Aktivis Greenpeace Diteror Bangkai Ayam

Aktivis lingkungan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, mendapat teror berupa bangkai ayam dari orang tak dikenal. Siapa sosok Iqbal Damanik?

Profil Iqbal Damanik Aktivis Greenpeace Diteror Bangkai Ayam
Iqbal Damanik. instagram/Iqbal Damanik
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aktivis lingkungan, Iqbal Damanik, jadi sorotan publik usai menerima teror dari orang tak dikenal pada akhir Desember 2025. Berikut sosok aktivis Greenpeace Indonesia tersebut.

Sebelumnya, Iqbal Damanik jadi salah satu korban teror yang menyasar sejumlah influencer dan aktivis dalam waktu berdekatan pada akhir Desember ini.

Teror-teror itu disinyalir merupakan upaya menghentikan para korban bersuara terkait isu bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatra pada November lalu.

Dugaan itu muncul karena teror yang mereka alami dilakukan dengan pola serupa, yakni mengirimkan surat misterius berisi pesan ancaman agar berhenti membicarakan bencana Sumatra.

Lantas, bagaimanakah sosok Iqbal Damanik dan kiprahnya sebagai aktivis lingkungan? Berikut rekam jejaknya.

Siapa Iqbal Damanik & Kiprahnya sebagai Aktivis

Saat ini, Iqbal Damanik tergabung sebagai salah satu aktivis Greenpeace Indonesia, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada advokasi kerusakan lingkungan dan edukasi pentingnya menjaga keseimbangan iklim.

Di Greenpeace Indonesia, Iqbal merupakan manajer kampanye bidang iklim dan energi. Sebelum terlibat aktif sebagai aktivis, Iqbal memang sempat jadi periset di lembaga dan organisasi yang berfokus pada kelestarian lingkungan.

Sebelum jadi bagian dari Greenpeace Indonesia, Iqbal sempat jadi periset untuk Article 33 Indonesia dan Auriga Nusantara. Kedua lembaga itu memiliki bidang fokus serupa, yakni kelestarian ekosistem dan konservasi alam.

Sebagai aktivis, Iqbal sebenarnya bukan sekali ini menerima teror dan kekerasan ketika melakukan advokasi.

Pada 3 Juni 2025 lalu, ia ditangkap aparat kepolisian ketika menggelar aksi protes kerusakan lingkungan di tengah Konferensi Indonesia Critical Minerals Conference yang terselenggara di Hotel Pullman Jakarta Central Park.

Kala itu, Iqbal ditangkap bersama tiga pengunjuk rasa lainnya dan dibawa ke Mapolsek Grogol Petamburan sebelum dipulangkan.

Nama Iqbal Damanik juga sempat muncul dalam perbincangan publik ketika ia menjadi salah satu aktivis yang vokal menyuarakan kerusakan lingkungan di Raja Ampat akibat aktivitas pertambangan di sana.

Iqbal juga pernah jadi sorotan ketika ia berdebat dengan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, di sebuah acara stasiun televisi.

Kala itu, Iqbal dan Ulil saling berdebat terkait dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan.

Dengan latar belakang tersebut, Iqbal kemudian juga menyoroti bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra pada November lalu dari sudut pandang kelestarian lingkungan.

Melalui media sosial dan banyak kesempatan jadi pembicara, Iqbal menyoroti kerusakan iklim di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai salah satu faktor penyebab luasnya dampak bencana di sana.

Namun, pada Desember ini, tepatnya pada Selasa (30/12) dini hari, Iqbal menerima teror. Oleh orang tidak dikenal, rumah Iqbal dilempari bangkai ayam.

Peristiwa itu disinyalir merupakan teror karena sebuah kertas berisi pesan ancaman terikat di kaki bangkai ayam tersebut.

"JAGALAH UCAPANMU APABILA ANDA INGIN MENJAGA KELUARGAMU, MULUTMU HARIMAUMU," tulis pesan teror tersebut.

Menurut Kepala Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, teror itu diduga berkaitan dengan pernyataan Iqbal terkait kerusakan alam sebagai faktor penyebab bencana banjir Sumatra.

Hal tersebut didasarkan pada serangkaian teror serupa yang juga menyasar sejumlah pihak yang dikenal vokal terhadap penanganan bencana tersebut.

"Kami menilai ini teror yang terjadi sistematis terhadap orang-orang yang belakangan banyak mengkritik pemerintah ihwal penanganan bencana Sumatera," kata Leonard, dikutip dari rilisan pers Greenpeace Indonesia pada Rabu (31/12).

Selain Iqbal, teror berupa bangkai ayam juga didapatkan influencerDJ Donny. Juga pada hari Selasa (30/12), DJ Donny membagikan pengalamannya menerima teror kiriman bangkai ayam dan pesan ancaman untuk bungkam.

Pelemparan benda dan surat ancaman untuk bungkam juga dialami oleh influencerSherly Annavita. Antara Senin (29/12) malam dan Selasa (30/12) dini hari, rumah Sherly dilempari sekantung telur busuk dan surat misterius.

Berdasarkan pesan ancaman pada tiga peristiwa tersebut, diduga semua teror yang terjadi di waktu berdekatan itu berkaitan dengan aktivitas para korban yang vokal terhadap bencana Sumatra.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan