Menuju konten utama

Profil Friderica Widyasari Dewi yang Ditetapkan Jadi Ketua OJK

Adapun dengan amanah baru ini, ia mengampu jabatan untuk ketua dan wakilnya sekaligus.

Profil Friderica Widyasari Dewi yang Ditetapkan Jadi Ketua OJK
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, saat dikonfirmasi di Kompleks Kemenkeu, Rabu (22/1/2026). tirto.id/Nanda Aria Putra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru, pada Sabtu (31/1/2026).

Penunjukan ini sebagai respons setelah sejumlah anggota Dewan Komisioner OJK mundur, termasuk mantan Ketua Mahendra Siregar dan Wakil Ketua Mirza Adityaswara, pada Jumat (30/1/2026).

Posisi Friderica Widyasari sebelumnya juga anggota Dewan Komisaris yang merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Adapun dengan amanah baru ini, ia mengampu jabatan untuk ketua dan wakilnya sekaligus.

Penunjukan Friderica demi menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas OJK. Lembaga ini memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat.

Sejumlah Dewan Komisioner OJK mundur Jumat lalu, diduga karena keputusan MSCI yang membekukan saham-saham RI dari portofolio bergengsi miliknya. Hal tersebut sampai menimbulkan trading halt di bursa saham hingga dua hari berturut-turut.

Tak hanya Ketua OJK Mahendra Siregar saja yang mundur, tetapi diikuti pula oleh Dirut BEI Iman Rachman. Keduanya meletakkan jabatan sebagai wujud tanggung jawab moral setelah timbul gejolak di pasar modal.

Pejabat OJK lainnya yang turut mundur adalah Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara; Deputi Komisioner Pengawas Emiten OJK Aditya Jayaantono; dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi.

Profil Friderica Widyasari Dewi dan Rekam Jejak

Friderica Widyasari Dewi adalah perempuan kelahiran Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Ia telah menyelesaikan pendidikan sarjana bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001.

Ketertarikan Friderica pada ilmu bisnis cukup kuat. Selepas menyelesaikan perkuliahan Strata 1, ia lantas melanjutkan studi di California State University, Amerika Serikat (AS), dan meraih gelar Master of Business Administration pada 2004.

Mengutip laman OJK, semangatnya belajar diteruskan dengan menyelesaikan studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada. Friderica lantas mendapatkan gelar doktor pada tahun 2019.

Tak hanya berkutat menyelesaikan studi, Friderica dikenal sudah 10 tahun malang melintang berkarier di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pekerjaan tersebut dilakoninya sejak 2005.

Friderica lantas dipercaya sebagai Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia (2009-2015). Setelah itu, ia menjalani pekerjaan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan (2015-2016).

Karier Friderica diteruskan di PT KSEI sebagai direktur utama (2016-2019). Ia beralih fungsi kembali sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020-2022).

Friderica diketahui mempunyai sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada 2019.

Ia pun lantas menjadi salah satu anggota Dewan Komisioner OJK merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen periode 2022-2027.

Sebelum masa tugasnya berakhir, Friderica Wijaya ditunjuk menjadi Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Pejabat sebelumnya - Ketua OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara mengundurkan diri pada 30 Januari 2026.

Baca juga artikel terkait OJK atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Insider
Reporter: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Farida Susanty