Menuju konten utama

Profil Abi Nurwardani yang Kena OTT KPK Bareng Bupati Muara Enim

Abi ikut dicokok saat Bupati Muara Enim ditangkap KPK melalui OTT. Ia berperan sebagai broker uang suap. Simak profil Abi Nurwardani selengkapnya.

Profil Abi Nurwardani yang Kena OTT KPK Bareng Bupati Muara Enim
Abi Nurwardani, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muara Enim, Sumsel. (Instagram/@disdikbudmuaraenim)

tirto.id - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muara Enim, Abi Nurwardani termasuk dalam daftar tersangka korupsi jatah rekanan dinas oleh Bupati Muara Enim Edison. Siapa ia dan dalam kapasitas apa ditetapkan jadi tersangka? Berikut profilnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam gelar operasi tangkap tangan (OTT). Edison ditangkap atas dugaan suap dan gratifikasi.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa Edison diduga telah menerima suap dan gratifikasi dari rekanan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

"Adapun uang yang diterima digunakan untuk keperluan pribadi EDS," Ujar Achmad Taufik dalam konferensi pers pada Selasa (9/6/2026).

Dalam kasus ini, KPK lalu menetapkan empat tersangka. Selain Edison, nama Abi Nurwardani muncul bersama Adi Triyadi selaku keponakan Edison dan Cory Erin Hardi selaku Marketing PT Millenium Solusi Abadi.

Achmad Taufik menyebut bahwa Abi terlibat dalam kasus ini sebagai broker antara Edison dengan pihak-pihak pemberi suap. Ketika ditangkap, Abi mengemban jabatan sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 2026.

Abi disebut KPK merupakan orang yang bertemu dengan pihak pemberi suap. Ia lalu menerima uang sebesar Rp500 juta dari Cory. Uang itu diduga merupakan suap untuk “mengamankan” nama perusahaan swasta tersebut dalam proyek pengadaan di masa depan.

Selain itu, Abi juga disebut KPK menjadi perpanjangan tangan Edison untuk menerima uang “jatah” dari rekanan di lingkungan Pemkab Muara Enim. Aliran uang dari pos-pos korupsi ini kemudian dikendalikan Abi.

Profil Abi Nurwardani dan Kekayaannya

Di lingkungan Pemkab Muara Enim, Abi Nurwardani dikenal sebagai ASN dengan laju karier yang cemerlang. Ia tergolong birokrat muda, namun kariernya terus naik tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Abi merupakan lulusan Universitas Negeri Yogyakarta. Melalui universitas di Karangmalang, Yogyakarta, itu Abi mendapatkan gelar master di bidang olahraga.

Meskipun tergolong muda, namun Abi merupakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Muara Enim. Ia mengemban jabatan ini untuk masa bakti 2025-2030.

Ia juga terbilang baru saja mendapatkan posisi strategis di lingkungan Dinas Pendidikan Muara Enim. Ia ditangkap KPK ketika jabatannya sebagai sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan Muara Enim baru dijalani sekitar tiga bulanan. Abi menjabat posisi itu pada Februari 2026 lalu.

Punya karier yang cemerlang, Abi juga dikenal sebagai orang dekat Bupati Edison. Dalam kasus korupsi yang kini menjeratnya, KPK menyebut bahwa Abi berlaku sebagai broker atas perintah langsung sang bupati.

Di luar karier profesionalnya sebagai ASN, Abi juga dikenal publik Muara Enim sebagai pegiat industri olahraga di sana. Ia pernah menjabat sebagai CEO klub futsal Muara Enim United.

Klub Muara Enim United merupakan klub profesional. Mereka sebelumnya berkompetisi di Women Pro Futsal League (WPFL) Indonesia musim 2025 lalu.

Karier yang cemerlang meski masih tergolong muda, terlibat aktif di industri olahraga yang tak murah di Indonesia, Abi rupanya memiliki kekayaan miliaran rupiah. Seturut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Abi melaporkan kepemilikan kekayaan senilai Rp9,7 miliar.

Kekayaan itu dilaporkan Abi dari kepemilikan tiga aset tanah dan bangunan di Muara Enim dan Yogyakarta dengan total nilai Rp8,5 miliar; satu sepeda motor bernilai Rp30 juta; harta bergerak lainnya senilai Rp40 juta; kas dan setara kas senilai Rp459 juta; dan harta lainnya senilai Rp937 juta.

Total kekayaan Abi itu berjumlah Rp10 miliar, namun jadi Rp9,7 miliar karena kepemilikan utang senilai Rp214 juta.

Baca juga artikel terkait BUPATI MUARA ENIM atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar