Menuju konten utama

Profil 4 Terduga Pelaku Teror di Rusia, Benarkah Terkait ISIS?

Simak profil singkat 4 terduga pelaku teror di Rusia pada Jumat, 22 Maret 2024. Apakah terkait ISIS?

Profil 4 Terduga Pelaku Teror di Rusia, Benarkah Terkait ISIS?
Pasukan keamanan berjaga di dekat Crocus City Hall, Krasnogorsk, Rusia, menyusul serangan kelompok bersenjata ke gedung tersebut, Jumat (22/3/2024) waktu setempat. (ANTARA/Anadolu/pri.)

tirto.id - Pihak otoritas setempat telah menangkap 4 terduga pelaku teror yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, di Crocus City Hall, Rusia. Apakah mereka termasuk angggota ISIS?

Para terduga pelaku yang ditangkap terdiri dari Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizodu, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.

Menurut laporan Russian News Agency pada Senin, 25 Maret 2024, Pengadilan Basmanny di Moskow memberikan perintah penahanan hingga 22 Mei 2024.

Sidang pengadilan digelar secara tertutup pada hari Minggu, 24 Maret 2024. Salah satu terduga pelaku, Muhammadsobir Fayzov mendatangi pengadilan dengan kondisi ditandu. Ia juga kesulitan bicara.

Anastasia Rakova, Wakil Walikota Moskow, menyebutkan sebanyak 16 orang korban serangan sudah pulang dari rumah sakit.

"Para dokter di Moskow bekerja tanpa lelah untuk menyembuhkan pasien. Kami melihat kemajuan positif yang dialami pasien serius dan kritis. Selama satu hari terakhir, enam belas pasien telah keluar dari rumah sakit," ucap Rakova.

Sementara Departemen Kesehatan Masyarakat Moskow menyatakan 76 pasien, termasuk 4 anak-anak, masih menjalani perawatan di rumah sakit. 6 kritis dan 23 lainnya dalam kondisi serius.

Serangan pada Jumat, 22 Maret 2024, di Crocus City Hall, Krasnogorsk, Moskow, Rusia, telah menewaskan setidaknya 137 orang dan 182 lainya luka-luka.

11 terduga pelaku serangan sudah ditangkap. 4 di antaranya diciduk di Bryansk, barat daya Moskow, saat mencoba melintasi perbatasan menuju Ukraina. Mereka kini terancam hukuman penjara seumur hidup.

"Rachabalizoda Saidakrami Murodali dan Mirzoyev Dalerdjon Barotovich dituduh di bawah bagian 3, ketentuan "b" dari pasal 205 KUHP Rusia (serangan teror yang dilakukan oleh sekelompok orang dan menyebabkan kematian manusia)," bunyi dakwaan yang diajukan Komite Investigasi Rusia.

Profil Pelaku Teror, Terkait ISIS?

Mengutip pemberitaan Al-Jazeera pada Minggu, 24 Maret 2024, cabang Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) di Afghanistan atau dikenal sebagai Islamic State in Khorasan Province (ISKP) alias ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Moskow.

Intelijen Amerika Serikat (AS) menyatakan informasi tersebut sangat akurat. Melalui media sosial ISKP, para pendukungnya dilaporkan turut merayakan serangan.

Para analis barat menyebutkan ISIL mulai bangkit di Suriah dan Irak. Sedangkan Afghanistan menjadi lokasi baru kemunculan organisasi tersebut.

Berikut adalah profil masing-masing terduga pelaku teror di Moskow yang telah ditangkap pihak otoritas setempat:

Dalerdzhon Mirzoyev

Terduga pelaku pertama bernama Dalerdzhon Mirzoyev. Ia dikatakan sudah mengakui perbuatannya.

Pria 32 tahun ini berstatus imigran ilegal asal Tajikistan. Mirzoyev memiliki visa kerja yang sudah tidak berlaku lagi.

Saidakrami Rachabalizodu

Nama kedua adalah Saidakrami Rachabalizodu. Rachabalizodu merupakan pria 28 tahun.

Ia lahir tahun 1994 di Tajikistan dan tinggal di Moskow. Menurut laporan, ia mengaku telah kehilangan dokumen pribadi.

Shamsidin Fariduni

Shamsidin Fariduni adalah terduga pelaku ketiga. Laki-laki 24 tahun ini lahir di Tajikistan pada 1998.

Fariduni berprofesi sebagai pekerja di sebuah pabrik di Rusia dan terdaftar di kota Krasnogorsk.

Muhammadsobir Fayzov

Muhammadsobir Fayzov adalah terduga pelaku keempat alias yang terakhir. Ia dikabarkan berprofesi sebagai pemangkas rambut.

Fayzov merupakan terduga pelaku teror yang didatangkan ke Pengadilan Basmanny di Moskow dengan kondisi ditandu di atas kursi roda dan didampingi seorang perawat.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN MASSAL atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Flash news
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Iswara N Raditya