Menuju konten utama

Prabowo Sebut Renovasi 5.000 Puskesmas Butuh Duit Rp10 Triliun

Prabowo mengaku, uang yang diperoleh dari Satgas PKH sebesar Rp10,2 T itu akan digunakan untuk merenovasi ribuan puskesmas tersebut.

Prabowo Sebut Renovasi 5.000 Puskesmas Butuh Duit Rp10 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) pagi. foto/Youtube/Setpres
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah membutuhkan setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk merenovasi 5.000 puskesmas. Oleh karena itu, Presiden Prabowo bertekad untuk merenovasi ribuan puskesmas yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki tersebut agar uang segar yang baru didapat Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) senilai Rp10,2 triliun dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas,” kata Prabowo saat menyaksikan penyerahan dana sitaan Rp10,2 triliun oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Meski begitu, jumlah puskesmas yang mampu direnovasi pemerintah tersebut hanya separuh dari jumlah total puskesmas yang dilaporkan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Dalam laporan yang diterima Prabowo, setidaknya ada 10.000 puskesmas yang belum pernah direnovasi sejak era kepemimpinan Presiden Soeharto.

“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menkes. Pak, kita punya 10.000 puskesmas sejak zaman Pak Harto, 30 tahun, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut, kebutuhan renovasi satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Dengan demikian, total kebutuhan untuk memperbaiki seluruh puskesmas mencapai sekitar Rp20 triliun.

“Saya bilang, kau butuh uang berapa untuk perbaiki 10.000? Kira-kira satu puskesmas Rp2 miliar, jadi kita butuh kurang lebih Rp20 triliun,” imbuhnya.

Selain Puskesmas, hasil penyelamatan kekayaan negara juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan fasilitas pelayanan publik lainnya, termasuk perbaikan sekolah di seluruh Indonesia.

Prabowo mengungkapkan, setelah memperbaiki 17 ribu sekolah pada tahun lalu, pemerintah menargetkan perbaikan 70 ribu sekolah pada tahun ini dan 100 ribu sekolah pada tahun depan.

“Dan tahun depannya lagi kita juga selesaikan, nanti semua madrasah dan sebagainya akan kita perbaiki, semuanya kita perbaiki dengan uang-uang yang kalau tidak kita selamatkan uang-uang tersebut akan hilang, dimakan para koruptor dan para maling-maling dan perampok-perampok tersebut,” ujar Prabowo.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher