tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaannya terkait kebijakan baru di masa pemerintahannya bagi para pengemudi transportasi daring (ojol).
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), Presiden menyebut pengemudi ojol kini untuk pertama kalinya mendapatkan bonus hari raya (BHR).
"Kita juga bersyukur baru di pemerintahan kita pengemudi online mendapat bonus hari raya," ujar Prabowo.
Presiden menekankan bahwa kebijakan ini harus dikawal ketat oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, agar tepat sasaran.
Ia meminta jajarannya memastikan nominal bonus yang telah ditetapkan dapat diterima langsung oleh para pekerja sektor transportasi tersebut.
"Menteri tenaga kerja, menteri keuangan dan menteri investasi pastikan tunjangan hari raya untuk semua ASN pusat dan daerah dilaksanakan tepat waktu," tegas Prabowo.
Terkait besaran bonus untuk pengemudi ojol, Pemerintah telah menetapkan nominal yang bervariasi sesuai ketentuan pemerintah. Angka maksimal bonus per individu dapat mencapai Rp1,6 juta.
"Juga bonus hari raya untuk pekerja sektor transportasi online yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka yaitu antara Rp400 ribu sampai dengan Rp1,6 juta per orang," tambahnya.
Selain menyoroti kesejahteraan pekerja sektor transportasi, Presiden juga mengingatkan seluruh jajaran kementerian untuk memastikan kelancaran persiapan Lebaran secara menyeluruh.
Ia ingin memastikan masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan rasa aman dan nyaman.
"Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman dan penuh kegembiraan," ujar Presiden.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id






























