Menuju konten utama

Prabowo Minta Danantara Dampingi Pengusaha Lokal di Masela

Prabowo mengatakan dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui bantuan teknis yang melibatkan perusahaan BUMN.

Prabowo Minta Danantara Dampingi Pengusaha Lokal di Masela
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat pembukaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Sarasehan Kebangsaan yang dihadiri 2.600 rektor, dekan dan dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia tersebut diselenggarakan dengan tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) beserta badan usaha milik negara (BUMN) yang berada di bawahnya untuk mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan kapasitas pengusaha lokal, utamanya yang berlokasi di sekitar proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Sehingga, para pengusaha lokal dapat terlibat dalam pengelolaan proyek LNG Abadi Masela atau proyek-proyek strategis nasional lainnya.

“Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis,” pesannya kepada Danantara dan BUMN saat meresmikan Proyek LNG Abadi Masela secara daring, Kamis (16/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui bantuan teknis yang melibatkan perusahaan-perusahaan pelat merah. Menurutnya, langkah itu penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di sekitar proyek.

"Kita ingin semua merasakan dampak dari program ini," ujarnya.

Selain menyoroti pemberdayaan pengusaha daerah, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada CEO PT INPEX Masela Ltd., Takayuki Ueda. Presiden mengaku terkesan karena pimpinan perusahaan asal Jepang tersebut mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia.

Bagi Prabowo, kemampuan menggunakan bahasa Indonesia mencerminkan penghormatan terhadap budaya dan masyarakat tempat perusahaan beroperasi.

"Saya terkesan bahwa Saudara bisa berbahasa Indonesia. Terima kasih INPEX telah menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini. Saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia," ujar Prabowo.

Dia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Takayuki Ueda akan membawa proyek Masela berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang luas bagi Indonesia.

"Saya percaya, dengan Anda memimpin proyek ini, insyaallah proyek ini akan berhasil dan membawa manfaat bagi kita semua,” tukasnya.

Baca juga artikel terkait BLOK MASELA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi