Menuju konten utama

Polisi Klarifikasi Isu Model Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk

Dari hasil pemeriksaan dan visum terhadap model Ansy Jan De Vries dipastikan informasi pembegalan itu bohong.

Polisi Klarifikasi Isu Model Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Senin (10/11/2025). ANTARA/Ilham Kausar/am.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta sesungguhnya dari isu pembegalan seorang model bernama Ansy Jan De Vries di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang sempat membuat geger jagat maya. Pemeriksaan kepada Ansy pun telah dilakukan Direktorat Siber Polda Metro Jaya, kemarin (21/5/2026).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menuturkan pihaknya juga telah melakukan visum terhadap Ansy untuk mengetahui asal mula luka di kepalanya itu. Dari hasil pemeriksaan dan visum dipastikan informasi pembegalan itu bohong.

"Berita tersebut adalah bohong. Sudah visum. Luka tersebut adalah bisul meletus, bukan karena bacokan pelaku begal," tutur Budi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Budi menerangkan pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Biddokkes Polda Metro Jaya. Bahkan, tim psikolog Polda Metro Jaya sudah juga melakukan pemeriksaan kesehatan mental.

Lebih lanjut, Ansy pun telah mengakui informasi pembegalan itu disebarkannya karena iseng dan ingin mengglorifikasi maraknya begal. Penyelidik Polda Metro Jaya juga mendalami hal-hal lainnya dari Ansy.

"Ini ada korelasi tadi dengan yang ditanyakan pertama. Apakah ada suatu upaya kelompok-kelompok tertentu membuat cipta kondisi dengan mengunggah, mengaku bahwa yang bersangkutan adalah bagian dari korban? Nah, itu yang ingin kita klarifikasi," ujar dia.

Budi berharap seluruh masyarakat tidak menyebarkan informasi hoaks yang bisa membuat keamanan terganggu. Sebab, hal itu akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

“Kami berharap kita tidak menjadi bagian dari korban dalam suatu peristiwa pidana, tapi ini unggahan mengakui dirinya menjadi korban. Dan kami sampaikan pada konferensi pers ini bahwa berita tersebut adalah bohong," ungkap dia.

Sebagai informasi, kabar pembegalan Ansy disebarkan di media sosial oleh sejumlah temannya. Ansy disebut langsung dilarikan ke rumah sakit Sumber Waras karena mengalami luka bacok di kepala. Kepolisian kemudian menindaklanjuti informasi itu kepada RS Sumber Waras. Lalu, dipastikan tidak ada nama pasien tersebut saat hari kejadian.

Baca juga artikel terkait POLDA METRO JAYA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi