Menuju konten utama

Perempuan Ditendang di Senayan City, Pihak Sency Buka Suara

Video seorang perempuan ditendang pria di Senayan City viral di media sosial. Polisi mendalami kejadian, sementara pihak mal buka suara.

Perempuan Ditendang di Senayan City, Pihak Sency Buka Suara
Perempuan ditendang di senayan city. FOTO/istimewa
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan ditendang oleh seorang pria di area tempat makan Mal Senayan City, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Pihak Sency pun akhirnya buka suara menanggapi insiden tersebut.

Dalam rekaman yang beredar luas di medsos, seorang perempuan tampak sedang mengantre di sebuah gerai makanan sebelum tiba-tiba ditendang dari belakang oleh pria yang tengah duduk.

Peristiwa itu kini tengah didalami Polsek Metro Tanah Abang. Pihak Sency mengaku akan bekerja sama untuk proses hukumnya.

Kronologi Perempuan Ditendang di Senayan City

Sebuah video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang wanita ditendang oleh seorang pria viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di salah satu area tempat makan di Mal Senayan City (Sency), Jakarta Pusat, pada Minggu (13/9/2026) sore.

Dalam rekaman yang beredar, awalnya wanita yang mengenakan pakaian berwarna putih terlihat berdiri di barisan antrean sebuah gerai makanan. Ia tampak berada di antara pengunjung lain yang sedang mengantre sebelum tiba-tiba seorang pria berbaju hitam yang duduk di belakangnya melakukan tindakan kekerasan.

Pria tersebut terlihat mengangkat kakinya dan menendang bagian punggung wanita itu. Akibat tendangan tersebut, wanita tersebut langsung tersungkur ke depan hingga menabrak orang yang berada di depannya dalam barisan.

Setelah melakukan tendangan, pria berbaju hitam itu juga terlihat sempat berteriak ke arah wanita tersebut. Wanita yang menjadi korban kemudian bangkit dan kembali berdiri. Ia tampak kebingungan setelah kejadian tersebut, dengan menoleh dan melihat ke arah kanan serta kiri seolah mencoba memahami apa yang baru saja terjadi.

Tak lama setelah berdiri, wanita tersebut kemudian meninggalkan lokasi. Peristiwa itu selanjutnya menjadi perhatian setelah rekaman CCTV tersebut beredar dan dibagikan ke media sosial oleh salah seorang teman korban.

Polisi kemudian mengetahui adanya kejadian tersebut dan melakukan pendalaman meskipun hingga hari ini belum ada laporan polisi yang dibuat oleh korban.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pihaknya telah memonitor kejadian tersebut dan melakukan sejumlah langkah pengecekan.

Polisi mendatangi lokasi kejadian secara langsung untuk memastikan tempat terjadinya peristiwa serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap rekaman kamera CCTV yang tersedia guna memastikan rangkaian kejadian sebagaimana yang terlihat dalam video yang beredar di media sosial.

Dalam proses pendalaman tersebut, polisi juga telah menghubungi teman korban yang sebelumnya ikut menyebarkan video kejadian ke media sosial. Menurut Dhimas, langkah itu dilakukan karena sampai saat ini belum terdapat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Polisi mengimbau teman korban agar segera mendorong korban membuat laporan sehingga peristiwa tersebut dapat diproses secara resmi. Namun, korban disebut belum dapat membuat laporan karena masih mengalami syok dan trauma setelah kejadian.

Sency Buka Suara

Akibat kegaduhan di dunia maya, pihak Senayan City akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @senayancityjkt. Manajemen menyampaikan keprihatinan sekaligus penyesalan atas ketidaknyamanan yang dialami salah satu pengunjungnya.

“Sehubungan dengan kejadian yang menimpa salah satu pengunjung kami di Senayan City, kami turut prihatin dan menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami pengunjung kami, serta menyampaikan simpati kepada pihak yang bersangkutan,” bunyi pengumuman tersebut.

Dalam pernyataannya, Senayan City menyatakan siap bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerjasama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku,” janji Sency.

“Kami menghormati privasi seluruh pihak dan mendukung keputusan pihak terkait dalam proses penyelesaian kejadian ini,” tutup pernyataan tersebut.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN PEREMPUAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra