Menuju konten utama

Pemulihan Kelistrikan Aceh Dipercepat Imbas 12 Tower Roboh

Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor merusak infrastruktur jaringan tegangan tinggi di Aceh.

Pemulihan Kelistrikan Aceh Dipercepat Imbas 12 Tower Roboh
Warga menyaksikan sejumlah rumah rusak tertimbun lumpur dan sampah kayu pascabanjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025). Gubernur Aceh Muzakir Manaf menetapkan status darurat bencana hidrometerologi setelah 16 kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir hingga longsor, terhitung 28 November hingga 11 Desember 2025. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc.

tirto.id - Upaya percepatan pemulihan kelistrikan di Aceh terus dilakukan imbas bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang merusak infrastruktur jaringan tegangan tinggi di sejumlah wilayah.

“Kodam Iskandar Muda akan terus mendukung percepatan pemulihan kelistrikan ini. Prajurit kami siap membantu membuka akses, mengamankan lokasi, dan memastikan distribusi material berjalan lancar. Pemulihan listrik sangat penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujar Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, dalam keterangannya pada Jumat (28/11/2025).

Sebelumnya, 12 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) roboh dan dua tower lainnya rusak akibat cuaca ekstrem. PLN kini memasuki fase percepatan pendistribusian material tower pengganti dari berbagai daerah menuju Aceh, dengan dukungan ratusan personel TNI, BPBD Aceh, Kodam IM, serta tim PLN dari seluruh Indonesia.

Tim gabungan tersebut bekerja dalam mobilisasi logistik, pembukaan akses ke lokasi tower, hingga pengerjaan perbaikan di lapangan yang menghadapi medan cukup berat. Material penting seperti Emergency Restoration System (ERS) juga telah diterbangkan menggunakan pesawat Hercules untuk pemasangan tower darurat di titik kritis.

Kepala BPBD Aceh, Teuku Nara Setia, mengatakan pihaknya memastikan keselamatan bagi tim teknis yang bekerja selama 24 jam.

“BPBD akan melakukan pemetaan risiko, memastikan kondisi lapangan aman, dan mendukung penuh tim siaga PLN serta TNI di lapangan. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak,” ujarnya.

General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas instansi yang mempercepat pemulihan.

“Sinergi ini luar biasa. Kehadiran ratusan personel gabungan dari unit-unit PLN di seluruh Indonesia, didukung Kodam Iskandar Muda, TNI AU, dan BPBD, mempercepat pendistribusian material serta penanganan di titik tower roboh yang aksesnya sangat menantang,” kata Eddi.

PLN mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi berisiko melalui aplikasi PLN Mobile.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Siti Fatimah