tirto.id - Tim Unit Siaga SAR Bireuen terus melakukan pencarian dan penyelamatan warga dari kawasan banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh. Dalam pencarian sejak Selasa (25/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025), sebanyak 99 jiwa dan 300 kepala keluarga berhasil dievakuasi selama proses operasi.
Koordinator Unit Siaga SAR Bireuen, M. Rizal, mengatakan dalam pencarian Kamis (26/11/2025) tim kembali melakukan evakuasi di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan. Tim mencatat sebanyak 23 jiwa berhasil dievakuasi, sementara 300 kepala keluarga terdampak diamankan dari lokasi banjir. Dalam operasi ini, tim juga menemukan dua korban meninggal dunia.
“Serta mengevakuasi satu warga dalam kondisi lumpuh dan 20 warga lanjut usia,” kata Rizal dalam keterangannya dikutip Jumat (28/11/2025).
Dalam pencarian, Rizal menyebut terdapat seorang lansia bernama Nurbaidah (80), warga Blang Seunom, Kecamatan Jeumpa, yang dilaporkan hilang pada malam 25 November 2025.
Setelah pencarian yang dilakukan sejak Rabu (26/11), korban akhirnya ditemukan pada Kamis pagi (27/11) sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari rumahnya.
Menurut Rizal, debit air di sebagian wilayah Kabupaten Bireuen kini mulai menunjukkan penurunan sejak pagi. Namun sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat kerusakan infrastruktur.
"Sebagian besar wilayah sudah surut, tetapi ada beberapa titik yang tidak bisa dilalui. Akses dari Bireuen menuju Aceh Utara/Lhokseumawe untuk sementara tidak dapat dilewati karena jembatan Krueng Peusangan terputus," pungkasnya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































