Menuju konten utama

Pelajar di Karawang Ternyata Korban Pembunuhan Bermotif Ekonomi

“Motif utamanya adalah faktor ekonomi, pelaku ingin menguasai motor korban karena motornya rusak.”

Pelajar di Karawang Ternyata Korban Pembunuhan Bermotif Ekonomi
Ilustrasi Pembunuhan. foto/istockphoto

tirto.id - Polres Karawang mengungkap kasus pembunuhan berencana yang menewaskan seorang pelajar berinisial AF berusia 15 tahun di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya, AF disebut sempat menonton bareng pertandingan sepak bola Persib melawan Persija. Namun, dia tak kunjung pulang hingga kemudian ditemukan meninggal dengan luka di bagian leher.

"Pelaku berinisial FA (17) ditangkap tiga hari setelah kejadian, tepatnya pada Rabu (13/5)," kata Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, dikutip Antara, Kamis (14/5/2026).

Fiki menyampaikan perkara ini diproses berdasarkan Laporan Polisi Nomor LPB/449/V/2026/SPKT/Polres Karawang/Polda Jabar tanggal 11 Mei 2026.

Korban AF merupakan seorang pelajar. Sedangkan pelaku FA berstatus belum bekerja dan diketahui sudah saling kenal karena satu sekolah.

"Lelaki ini kelas 3 SMK di Batujaya (sudah lulus), sementara korban masih kelas 1. Motif utamanya adalah faktor ekonomi, pelaku ingin menguasai motor korban karena motornya rusak," kata Fiki.

Kronologi kejadian bermula pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, ketika korban menjemput pelaku untuk diantarkan membeli jaket.

Setelah mendatangi dua toko yang ternyata tutup, pelaku justru mengajak korban ke bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, pelaku melukai leher korban menggunakan pisau dapur yang telah disiapkan sebelumnya. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku membawa sepeda motor korban beserta telepon seluler di dalamnya kepada seseorang berinisial YS untuk dijual.

Pelaku bersama YS melepas pelat nomor motor, lalu motor diantarkan ke ES (masih DPO) dan akhirnya dijual kepada S seharga Rp4.200.000.

Pelaku baru kembali ke rumahnya pada Senin (11/5/2026) dini hari pukul 00.30 WIB.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim Satgas PPA dan Tim Resmob Polres Karawang pada Rabu (13/5/2026) pukul 06.30 WIB di Dusun Krajan, RT 01 RW 01, Desa Batujaya.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit HP Infinix Smart 5 milik korban, satu baju biru, celana jeans hitam, sabuk, sepatu, celana boxer hitam, dan satu dompet.

Pelaku dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Polres Karawang pun masih terus mendalami kasus ini, termasuk mencari keberadaan ES yang diduga turut serta dalam penjualan motor korban.

Sebelumnya diberitakan bahwa AF (15), warga Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Karawang, ditemukan tewas dengan luka pada bagian leher di bantaran Sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh warga bernama Obang Sobari pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Obang sedang mencari jantung pisang di sekitar bantaran sungai, tapi tiba-tiba ia justru menemukan mayat korban.

"Kami menerima laporan adanya penemuan mayat dari warga, setelah itu anggota Pamapta Polres Karawang beserta personel Polsek Batujaya dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Karawang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan penanganan lebih lanjut," kata Wildan, mengutip Antara, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk menonton bareng pertandingan sepak bola Persib melawan Persija pada Minggu (10/5/2026). Korban keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX.

Hingga Minggu sore, korban tidak juga pulang, dan telepon selulernya tidak dapat dihubungi hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

==========

Addendum: redaktur telah melakukan penyuntingan ulang terhadap judul dan badan berita ini. Penyuntingan ulang dilakukan untuk akurasi konteks peristiwa.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fadrik Aziz Firdausi