tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menanggapi viralnya aksi pemalakan terhadap sopir bajaj, Pramono memastikan para pelaku telah diringkus dan menjamin Pemprov DKI akan memberikan dukungan penuh bagi kepolisian untuk menindak tegas segala bentuk pungutan liar di ibu kota.
“Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun apa, bajaj, kan sudah ditangkap semua. Dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan support dukungan sepenuhnya, untuk hal yang seperti ini [pemalakan] gak boleh terjadi lagi,” kata Pramono di kawasan Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).
Pramono menegaskan, sebagai Gubernur DKI, ia memberikan dukungan penuh untuk digencarkannya penindakan terhadap aksi premanisme yang terjadi di Jakarta.
“Jadi saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas premanisme kepada siapa pun di Jakarta ini,” tegasnya.
Sebagai informasi, beredar sebuah video viral di media sosial TikTok yang menampilkan aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di depan Pasar Tanah Abang.
Berdasarkan video yang diunggah oleh akun TikTok @Itsremiaa pada Jumat (10/4/2026), sopir bajaj yang dipalak mengaku kerap memberikan uang kepada oknum preman sebesar Rp100 ribu setiap harinya.
“Sehari seratus ribu sih,” kata sang sopir dalam unggahan tersebut.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































