Menuju konten utama

Menkop Ungkap Kopdes Merah Putih Lahir dari Wangsit Prabowo

Wangsit Prabowo untuk mendirikan Kopdes Merah Putih itu ihwal landasan akademis yang mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan nasional.

Menkop Ungkap Kopdes Merah Putih Lahir dari Wangsit Prabowo
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan paparan dalam sesi dialog Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Kamis (16/7/2026). tirto.id/Nanda Surya Shadan
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sempat mengaku mendapatkan wangsit untuk mendirikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia. Hal itu, menurut Ferry, disampaikan Presiden dalam rapat kabinet terbatas pada Maret 2025.

“Tidak lama kemudian Maret tahun 2025 kami dipanggil dalam satu rapat kabinet terbatas.” kata Ferry, dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang disiarkan melalui kanal YouTube KEMENDESPDT, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Dalam rapat tersebut, kata Ferry, Presiden menyampaikan gagasannya mengenai pembentukan Kopdes Merah Putih.

“Beliau menyampaikan bahwa saya mendapatkan wangsit bahwa saya ingin mendirikan koperasi, desa, kelurahan di seluruh Indonesia," ujar Ferry

Ferry mengatakan yang dimaksud Presiden dengan wangsit tersebut memiliki landasan akademis yang mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan nasional.

“Wangsit yang beliau sampaikan tidak lain adalah bahwa ada referensi akademisnya. Tahun 47 (1947) sampai dengan 59 (1959) ada namanya pola pembangunan semesta berencana yang dianggap sebagai perencanaan nasional yang terbaik yang mendekati dengan semangat dari cita-cita proklamasi tahun 45 (1945) dirancang oleh Dewan Perancang Nasional namanya Depnas sebelum menjadi BAPNAS," ucapnya.

Ia menjelaskan, konsep koperasi desa telah termuat dalam dokumen tersebut sebagai bagian dari pembangunan yang berorientasi pada kawasan perdesaan.

“Di dalam pola pembangunan semesta berencana itu disebutkan tentang yang namanya rural democratic rural development develop pembangunan berorientasi kepada pedesaan. Istilah koperasi desa bisa diketemukan di dalam naskah atau dokumen pola pembangunan semesta berencana periode tahun 47 (1947) sampai dengan 59 (1959)," jelas Ferry.

Menurut Ferry, gagasan tersebut kemudian diwujudkan pemerintah melalui pembentukan Kopdes Merah Putih.

“Dan oleh karena itu, kenapa Presiden menyampaikan kepada kami dalam rapat kabinet terbatas tentang beliau ingin mendirikan koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menurut pendapat kami pada saat itu adalah sebuah ikhtiar yang sampai dengan sekarang akhirnya kita mengetahui persis bahwa kemudian didahului dengan Inpres nomor 9 tentang pembentukan koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Nanda Surya

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Surya
Penulis: Nanda Surya
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama