Menuju konten utama

Menko Polkam BG Klaim Kondisi Daerah Pasca Demo Mulai Kondusif

BG memastikan bahwa aparat sudah diminta menindak tegas kepada kelompok yang melakukan aksi anarkis dan merusak fasilitas umum.

Menko Polkam BG Klaim Kondisi Daerah Pasca Demo Mulai Kondusif
Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan pers terkait pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) di Terminal 3 VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal/Spt.

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, mengeklaim kondisi keamanan di beberapa daerah Indonesia pasca demonstrasi berangsur-angsur semakin kondusif.

“Syukur Alhamdulillah kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama. Roda ekonomi dan aktivitas masyarakat mulai berjalan, dan itu wajib kita jaga terus,” ujar pria yang disapa BG itu usai rapat koordinasi membahas keamanan di beberapa daerah di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (1/9/2025).

BG menjelaskan, Kemenko Polkam menindaklanjuti setidaknya empat arahan utama Prabowo, yakni menyusun langkah terukur menghadapi aksi anarkis; membangun diskusi di media sosial yang lebih konstruktif dan lebih sehat; melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyejukkan suasana; dan menyiapkan perbantuan kekuatan ke Ibu Kota dari daerah bila diperlukan. Ia mengeklaim semua aspirasi publik harus ditampung pemerintah.

“Itu yang kita rapatkan dan sudah dirumuskan langkah-langkahnya. Bahwa semua aspirasi masyarakat menjadi prioritas, pemerintah menjamin tetap menampungnya, sepanjang disampaikan secara baik sesuai aturan,” kata Budi Gunawan.

Menko juga meminta masyarakat percaya bahwa seluruh proses akan berjalan sesuai aturan. “Percayakan bahwa semua proses penanganan aspirasi berjalan sesuai hukum dan transparan,” tegasnya.

Di sisi lain, mantan Kepala BIN ini memastikan bahwa aparat sudah diminta menindak tegas kepada kelompok yang melakukan aksi anarkis dan merusak fasilitas umum. Ia pun menegaskan aparat tidak boleh ragu dalam penindakan.“Ukuran tindakan tegas sudah dirumuskan. Aparat diperintahkan tidak ragu-ragu, harus bertindak secara terukur. Ini bukti negara hadir melindungi masyarakat,” ucapnya.

Menko Polkam juga mengingatkan pentingnya membedakan antara unjuk rasa yang murni menyampaikan aspirasi dengan aksi-aksi yang bertujuan merusak. “Kami mengimbau, mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Rajut suasana yang damai dan sejuk, sampaikan aspirasi secara baik, dan pemerintah akan mendengarkannya,” pungkas Budi Gunawan.

Baca juga artikel terkait DEMO RICUH atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher