Menuju konten utama

Menhaj: 50 Persen Jemaah Haji Reguler Ikut Skema Murur

Pergerakan jemaah dilakukan menggunakan armada bus khusus yang diberangkatkan dari titik markas masing-masing.

Menhaj: 50 Persen Jemaah Haji Reguler Ikut Skema Murur
Jamaah haji dari berbagai negara termasuk Indonesia berjalan kaki di samping deretan bus yang tidak bisa bergerak karena terjebak kemacetan di Muzdalifah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan sekitar 50 persen jemaah haji reguler Indonesia pada musim haji 2026 akan mengikuti skema murur. Langkah ini dilakukan untuk mencapai keringanan dalam menghadapi kepadatan ekstrem.

“Jamaah murur akan diambil dari setiap kloter dengan jumlah jamaah Murur sebanyak 100.930 orang atau sekitar 50 persen dari total kuota jamaah haji reguler,” ujar Gus Irfan dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Skema murur memungkinkan jemaah langsung melintas di Muzdalifah tanpa turun dari bus setelah menjalani wukuf di Arafah.

Pergerakan jemaah dilakukan menggunakan armada bus khusus yang diberangkatkan dari titik markas masing-masing. Keberangkatan jemaah dari zona 3 dan 4 dijadwalkan mulai pukul 19.00 waktu Arab Saudi pada malam 10 Dzulhijjah.

Sementara itu, jemaah zona 5 akan diberangkatkan setelahnya, menjelang tengah malam.

“Proses ini menerapkan sistem pemberangkatan bergantian selang-seling antara bus murur dan bus non-murur secara berkelanjutan untuk memastikan manajemen antrean dan kelancaran lalu lintas di jalur-jalur transportasi tetap terkendali,” kata Gus Irfan.

Jemaah akan langsung diarahkan menuju Mina dan akan langsung diarahkan ke tenda masing-masing.

Selain murur, pemerintah juga menerapkan skema tanazul di Mina, khususnya untuk lansia, disabilitas, dan kelompok risiko tinggi. Sebanyak 76.412 jemaah dari 196 kloter akan mengikuti skema ini dan dapat kembali ke hotel di Makkah.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fadrik Aziz Firdausi