Menuju konten utama

Menaker Kaji Perusaahan Kasih Uang Saku ke Peserta Magang Hub

Kemnaker tengah mengkaji cara agar perusahaan turut memberikan uang saku kepada para peserta Magang Hub.

Menaker Kaji Perusaahan Kasih Uang Saku ke Peserta Magang Hub
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan pandangan pemerintah saat rapat kerja dengan Baleg DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nym.

tirto.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, meminta perusahaan yang menjadi mitra dalam program Magang Nasional alias Magang Hub agar turut memberikan uang saku ke para peserta magang.

Menurut dia, dalam program Magang Hub batch pertama yang berlangsung Oktober 2025-20 April 2026, para peserta hanya diberikan uang saku oleh pemerintah pusat. Kini, Kemnaker tengah mengkaji cara agar perusahaan turut memberikan uang saku kepada para peserta magang.

"Kami sedang mengkaji untuk melibatkan perusahaan lebih aktif, sehingga sudah mulai ada usulan nanti uang sakunya itu harus ada share kontribusi dari perusahaan, walaupun ya tentu tidak dominan. Ini sedang kami kaji, sedang kami siapkan," urai Yassierli saat seremonial penutupan kegiatan program Magang Hub secara virtual, Jumat (24/4/2026).

Ia menyatakan sejumlah perusahaan secara rutin melaporkan progres kinerja para peserta Magang Hub. Sebagian perusahaan disebut memberikan laporan secara harian, ada pula perusahaan yang melaporkan secara mingguan.

Kata Yassierli, perusahaan bakal semakin aktif memberikan laporan progres kinerja sekaligus berkontribusi untuk para peserta magang, jika perusahaan memberikan uang saku.

"Komitmen seperti itu akan semakin baik kalau kita juga minta dari awal ada komitmen perusahaan terkait dengan kontribusinya dan kewajiban untuk memberikan sertifikat kompetensi di akhir program nantinya," tuturnya.

Ia menambahkan, Kemnaker telah mengevaluasi pelaksanaan Magang Hub angkatan pertama. Hasil evaluasi, Kemnaker bakal mengupayakan agar penempatan peserta Magang Hub lebih merata se-Indonesia.

Kini, perusahaan yang menjadi mitra Magang Hub masih berkonsentrasi di Pulau Jawa. Penempatan yang berkonsentrasi di pulau itu dinilai dapat menjadi pengalaman untuk peserta dari luar Jawa.

"Kita sudah harus mulai menjadikan program Magang Hub ini merata sebarannya, sehingga menjadi kesempatan buat putra daerah untuk mereka bisa berkarya juga di daerah-daerah mereka masing-masing," sebut Yassierli.

"Termasuk juga sebaran dari segi kejuruan, dari segi program studi sebarannya, tidak spesifik hanya digital marketing, tidak spesifik hanya administrasi manajemen, tapi juga memberikan kesempatan yang sama kepada semua program studi," lanjut dia.

Baca juga artikel terkait PROGRAM MAGANG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto