Menuju konten utama

LPS Jamin Uang Elektronik di Dompet Digital

LPS bersedia untuk menjamin uang-uang elektronik ini asal mekanisme lembaga keuangan telah terjamin.

LPS Jamin Uang Elektronik di Dompet Digital
Pembayaran kode Qr, konsep teknologi tanpa uang tunai. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersedia untuk menjamin uang masyarakat yang disimpan dalam dompet digital.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah mengatakan, keamanan penyimpanan uang elektronik perlu diantisipasi, sebab saat ini masyarakat diyakini semakin gemar menggunakan dompet digital.

"Regulator di sektor keuangan, tidak hanya LPS tetapi juga OJK dan BI harus duduk bersama untuk melihat seberapa aman uang itu. Karena hal ini kan punya dampak sosial. LPS bersedia untuk menjamin uang-uang elektronik ini asal mekanismenya bisa kita jamin," ucap Halim kepada wartawan di kantor LPS, Rabu (31/7/2019).

Halim juga mengatakan perlu segera dipikirkan bagaimana melakukan penjaminan uang elektronik. Sebab uang yang disimpan dalam telepon seluler atau ponsel masyarakat itu bisa saja sewaktu-waktu hilang karena berbagai alasan.

Permasalahannya, kata Halim, belum pernah dipikirkan apa yang terjadi jika uang elektronik hilang. Terutama dampaknya pada masyarakat.

"Belum [terpikirkan]. Saya Enggak tahu strukturnya akan seperti apa. Tentu harus ada jaminan bagi masyarakat kalau uangnya yang ditaruh di banyak tempat misalnya dompet elektronik A, B, dan C. Kan banyak nih uangnya. Nah kalau nggak dijamin, bisa hilang itu uangnya," ucap dia.

Soal proses penjaminan itu, Halim juga mengatakan para regulator sudah berdiskusi antara OJK, BI, dan lembaganya. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan tegas mengenai langkah untuk menjamin uang elektronik yang disimpan masyarakat.

"Sudah diskusi. OJK masih berkutat dengan perizinannya. BI melihat bagaimana teknologinya, kami melihat bagaimana menjaminnya," ucap Halim.

Saat ini ada sejumlah ada perusahaan yang menyediakan fasilitas penyimpanan uang di dompet digital. Di antaranya Go Pay, OVO, Dana, Mandiri E Cash, T Cash, dan Sakuku.

Baca juga artikel terkait HARD NEWS atau tulisan lainnya dari Mohammad Bernie

tirto.id - Bisnis
Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Zakki Amali