tirto.id - Kementerian Agama menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) mulai Agustus sampai November 2026. OMI tahun ini terdiri dari dua bidang kompetisi, Sains dan Riset. Masing-masing diatur dalam petunjuk teknis atau Juknis OMI 2026.
Pada OMI bidang Sains, peserta mengikuti seleksi berjenjang, mulai dari tingkat satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, sampai Nasional. Sementara itu, OMI bidang Riset diawali dengan pengajuan proposal penelitian.
OMI 2026 merupakan ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Bidang Sains terbuka bagi siswa MI, MTs, dan MA, sementara bidang Riset diperuntukkan bagi siswa MTs dan MA.
Cabang lomba OMI Sains disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Berikut detailnya:
| Jenjang Pendidikan | Bidang Lomba |
|---|---|
| MI/SD sederajat | Matematika Terintegrasi, IPAS Terintegrasi |
| MTs/SMP sederajat | Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, IPS Terintegrasi |
| MA/SMA sederajat | Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, Geografi Terintegrasi |
Di sisi lain, OMI Riset mencakup tiga ruang lingkup penelitian. Masing-masing yakni Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.
Juknis OMI 2026 menjadi acuan bagi peserta dan madrasah saat mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
Jadwal OMI Sains 2026
OMI Sains 2026 berlangsung melalui sejumlah tahapan seleksi. Berikut jadwal lengkap OMI Sains 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Sosialisasi | 21 Agustus 2026 |
| OMI tingkat satuan pendidikan | 22-26 Agustus 2026 |
| Pendaftaran Kabupaten/Kota | 27 Agustus-2 September 2026 |
| Uji coba Kabupaten/Kota | 4-5 September 2026 |
| Pelaksanaan Kabupaten/Kota | 7-8 September 2026 |
| Pengumuman Kabupaten/Kota | 12 September 2026 |
| Uji coba Provinsi | 1-2 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan Provinsi | 5-6 Oktober 2026 |
| Pengumuman Provinsi | 10 Oktober 2026 |
| Registrasi tingkat Nasional | 8 November 2026 |
| Technical Meeting dan pembukaan | 9 November 2026 |
| Pelaksanaan Nasional | 10-11 November 2026 |
| Pengumuman dan penutupan | 12 November 2026 |
Jadwal OMI Riset 2026
Jadwal dan mekanisme OMI Riset berbeda dari bidang Sains. Kompetisi ini dimulai dengan pendaftaran sekaligus unggah proposal penelitian. Berikut jadwal OMI Riset 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Sosialisasi | 21 Agustus 2026 |
| Pendaftaran dan unggah proposal | 22 Agustus-2 September 2026 |
| Pengumuman penilaian proposal | 7 September 2026 |
| Presentasi proposal | 9-11 September 2026 |
| Pembimbingan dan pelaksanaan riset | 12 September-20 Oktober 2026 |
| Presentasi hasil riset | 21-23 Oktober 2026 |
| Pengumuman penilaian presentasi | 27 Oktober 2026 |
| Pengumpulan hasil riset dan draf artikel | 29-31 Oktober 2026 |
| Final dan Expo | 10-12 November 2026 |
Peserta OMI Riset perlu memperhatikan batas unggah proposal, sebab tahap ini jadi pintu masuk kompetisi. Proposal yang lolos bakal dilanjut ke tahap presentasi. Setelah itu, peserta baru bisa menjalankan penelitian.
Syarat Peserta OMI Sains 2026
Peserta OMI Sains 2026 harus berstatus sebagai siswa, merupakan Warga Negara Indonesia, tercatat dalam sistem pendataan yang berlaku, dan memiliki NISN aktif.
Untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, peserta OMI Sains berasal dari kelas V atau VI MI/SD sederajat, kelas VII sampai IX MTs/SMP sederajat, serta kelas X sampai XII MA/SMA sederajat.
Peserta juga hanya boleh mengikuti satu bidang kompetisi. Karena itu, siswa perlu menentukan cabang lomba sesuai jenjang pendidikan dan bidang kemampuan masing-masing.
Madrasah juga perlu memastikan data peserta, termasuk identitas dan NISN, sudah sesuai sebelum memasuki tahapan pendaftaran berikutnya.
Syarat Peserta OMI Riset 2026
Berbeda dengan bidang Sains, OMI Riset hanya diikuti siswa MTs dan MA dengan ketentuan kelas tertentu. Peserta MTs berasal dari kelas VII-VIII, sementara peserta MA berasal dari kelas X-XI. Kompetisi Riset bisa diikuti secara individu maupun kelompok.
Satu kelompok maksimal terdiri atas tiga siswa dari madrasah yang sama. Setiap peserta atau kelompok hanya bisa mengajukan satu judul proposal dan memilih satu ruang lingkup penelitian.
Proposal yang diajukan harus karya asli dan tidak sedang atau pernah dipakai di kompetisi riset lain, serta belum pernah diterbitkan. Peserta juga perlu melengkapi dokumen administrasi, termasuk surat pernyataan keaslian karya dan surat pengantar dari kepala madrasah.
Link Unduh Juknis OMI 2026
Juknis OMI 2026 memuat ketentuan mengenai pelaksanaan kompetisi, peserta, bidang lomba, tahapan seleksi, hingga mekanisme pelaksanaan OMI. Calon peserta, guru, dan pihak terkait bisa memakai Juknis OMI 2026 sebagai acuan sebelum mengikuti setiap tahapan kompetisi.
Berikut tautan untuk mengunduh Juknis OMI 2026:
Peserta disarankan membaca petunjuk teknis secara menyeluruh karena ketentuan OMI Sains dan OMI Riset masing-masing berbeda.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id




































