Menuju konten utama

Kronologi Penusukan di Teater HKT48 Jepang & Pelakunya

Simak kronologi penusukan yang menggegerkan teater HKT48 di Fukuoka, Jepang. Polisi telah menangkap pelaku dengan tuduhan percobaan pembunuhan.

Kronologi Penusukan di Teater HKT48 Jepang & Pelakunya
Ilustrasi Senjata Tajam. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dua orang ditikam di dekat Fukuoka Dome di Jepang pada Minggu (14/12) malam. Salah satu korban merupakan anggota staf grup idola HKT48.

Serangan itu terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat di BOSS E・ZO FUKUOKA yang merupakan lokasi teater HKT48.

Seorang pria berusia 44 tahun mengalami cedera di dada dan seorang wanita berusia 27 tahun ditikam di punggung. Tidak ditemukan senjata di tempat kejadian.

Manajemen HKT48 mengkonfirmasi korban pria adalah anggota staf dan membatalkan acara fan meet yang dijadwalkan. Semua anggota grup yang berada di kantor teater dievakuasi dengan selamat.

Mengutip The Standard, tersangka digambarkan sebagai seorang pria dengan tinggi sekitar 160 cm mengenakan pakaian hitam, celana panjang, topi, kacamata, dan masker putih, melarikan diri dari tempat kejadian. Polisi sedang menyelidiki dugaan percobaan pembunuhan.

Insiden tersebut menyebabkan gangguan karena area tersebut dipenuhi orang-orang yang menghadiri berbagai acara, termasuk konser Hey! Say! JUMP di dome terdekat.

Siapa Pelaku Pembunuhan Ini?

Seorang pria berusia 30 tahun ditangkap pada Senin (15/12) yang diduga menjadi pelaku penusukan di teater HKT48.

Tersangka, Naoya Yamaguchi dituduh melakukan percobaan pembunuhan atas serangan terhadap pria tersebut dan telah mengakuinya.

Yamaguchi merupakan seorang pengangguran yang mengunjungi acara-acara serupa lima atau enam kali sebulan, kata polisi.

Ia mengatakan kepada penyidik ​​bahwa ia menikam pria tersebut. Setelah ditanya mengapa ia berada di sana, pelaku menambahkan bahwa ia bermaksud membunuhnya.

Kronologi Penusukan di Teater HKT48

Serangan tersebut terjadi pada Minggu sore di stadion Mizuho PayPay Dome Fukuoka dan fasilitas hiburan terdekat, Boss E.Zo Fukuoka, teater yang digunakan oleh HKT48 untuk pertunjukan.

Yamaguchi adalah pengunjung tetap acara grup tersebut, kata polisi.

HKT48 termasuk dalam keluarga AKB48 yang populer, yaitu grup pop wanita, dan berbasis di daerah Hakata, Fukuoka.

Setelah insiden tersebut, anggota grup yang berada di kantor teater dievakuasi dengan selamat. Sesi acara temu penggemar daring yang dijadwalkan pada hari itu, dibatalkan.

Staf HKT48 berusia 44 tahun itu ditikam di dadanya ketika ia memperingatkan seorang pria, yang diyakini polisi sebagai Yamaguchi, di lobi lift area parkir VIP stadion.

Polisi mengatakan tersangka menyemprot wajah korban pria sebelum menikamnya dengan pisau dapur. Korban mengenal Yamaguchi karena ia kerap datang ke teater dan menunggu di luar.

Korban lainnya adalah seorang wanita berusia 27 tahun dari Kurashiki, Prefektur Okayama, yang sedang berkunjung ke teater untuk bertemu seorang teman.

Menurut polisi, Yamaguchi menelepon polisi sekitar pukul 2 pagi hari Senin dari telepon umum di Kasuga, sebuah kota yang berdekatan dengan Fukuoka.

Awalnya ia menelepon untuk melaporkan bahwa ia telah melihat tersangka, tetapi kemudian mengaku bahwa dialah yang melarikan diri dari tempat kejadian sebelum menutup telepon.

Polisi menangkap Yamaguchi pada Senin (15/12) dan menemukan dua pisau di tangannya. Mereka menduga salah satu pisau digunakan dalam penusukan di Fukuoka.

Baca juga artikel terkait PENUSUKAN atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya