tirto.id - Dua anggota Brimob Polda Banten dilaporkan dibacok oleh 11 mata elang (matel) atau debt collector di Serang, Banten, pada Selasa (2/6/2026). Bagaimana kronologi kejadian dan masalahnya?
Seturut penjelasan pihak kepolisian Polda Banten, insiden pembacokan itu terjadi pada Selasa malam. Peristiwa ini muncul setelah dua anggota Brimob itu terlibat adu mulut dengan kelompok matel tersebut.
Akibat peristiwa itu, dua anggota Brimob Polda Banten mengalami luka sabetan senjata tajam. Keduanya juga disebut harus menjalani perawatan medis setelah peristiwa itu terjadi.
Peristiwa ini juga sempat menyebabkan kelompok matel yang kabur dikejar. Mereka jadi target amukan massa saat tertangkap.
Dua pelaku kini tengah diperiksa di Polda Banten. Kedua anggota kelompok matel ini juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat amukan massa.
Kronologi Pembacokan Dua Brimob oleh 11 Matel di Serang
Berdasarkan kronologi yang dirilis kepolisian Polda Banten, peristiwa pembacokan dua anggota Brimob oleh kelompok matel terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon Km 3,5, Kelurahan Drangong, Taktakan, Kota Serang.
Salah satu anggota Brimob yang dibacok itu rupanya sudah diintai matel. Masalahnya diduga akibat kredit macet yang dialami oleh anggota Brimob sehingga matel hendak melakukan penagihan.
Kemudian, ketika anggota Brimob tersebut melintas di Jalan Raya Serang-Cilegon, ia dicegat oleh kelompok matel. Semula matel melakukan penagihan, namun percakapan itu berubah jadi cekcok di lokasi kejadian.
Adu mulut antara anggota Brimob dan kelompok matel itu dilaporkan terjadi cukup tegang. Jumlah matel disebut hingga 11 orang yang mengerumuni anggota Brimob. Hal ini sampai membuat keributan di badan jalan.
Setelah adu mulut tak kunjung berakhir, seorang mata elang diduga mengambil sebuah kapak dari mobil Toyota Fortuner yang digunakan kelompoknya. Insiden pembacokan pun terjadi.
Dua anggota Brimob yang jadi korban itu diidentifikasi sebagai M Fajar Dwi berpangkat Brigadir Polisi Dua dan Ahmad Yani yang juga berpangkat Brigadir Polisi Dua. M Fajar kemudian dibawa ke RS Bhayangkara, sementara Ahmad Yani dibawa ke RS Dradjat Prawinegara Serang.
Setelah keduanya dibacok, kelompok matel itu lalu pergi. Mobil Toyota Avanza yang sebelumnya digunakan anggota Brimob juga turut dibawa pergi.
Usai insiden itu, puluhan personel Brimob Polda Banten dilaporkan mendatangi lokasi kejadian, Mereka kemudian menyisir dan mengejar para pelaku.
Aksi kejar-kejaran itu berhenti di dekat Gerbang Tol Serang Barat. Di sana mobil pelaku dicegat dan pengemudinya ganti dikeroyok.
Polisi telah menangkap dua pelaku dari peristiwa ini. Namun, mereka menyebut masih menyelidiki lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing pihak dan memburu pelaku lain yang terlibat.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































