tirto.id - Rangkaian commuter line Basoetta Nomor 837A rute Manggarai-Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) mengalami kecelakaan di antara Stasiun Karet dan Stasiun Tanah Abang pada Senin (21/7/2025) pada pukul 09.50 WIB.
Humas KAI commuter Leza Arlan menyampaikan permohonan maaf atas adanya kendala sarana pada rangkaian commuter line Basoetta no.837A (Manggarai-Basoetta).
“Adanya kendala sarana disebabkan tertemper (tertabrak-Merah) orang di antara Stasiun Karet dan Stasiun Tanah Abang,” katanya saat dikonfirmasi Tirto, Senin (21/7/2025).
Imbas temperan tersebut Commuter Line Basoetta no. 837 A mengalami gangguan tidak dapat bergerak dan kaca pada lampu kereta pecah. “Atas gangguan tersebut, untuk pengguna Commuter Line Basoetta no.837 A, dialihkan ke Commuter Line Basoetta no.841 A,” tutur Leza.
“Saat ini petugas kami sedang melakukan pengecekan dan penanganan terhadap jaringan yang mengalami gangguan”, tambah Leza.
“Pada pukul 10.35 WIB, commuter line Basoetta no.841 A berangkat dari jalur kiri Stasiun Manggarai guna membantu pengguna commuter line Basoetta no.387 A.” Tambah Leza lagi.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan commuter line menjadi terganggu di jalur hilir, diantaranya commuter line no. 5527 B, jalur komuter no. 5071 B, jalur komuter no. 5073 B dan jalur komuter no. 5072 B sedangkan di jalur hulu commuter line no. 5068B dan No. 5072B
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Ditambahkannya, pihak KAI mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulukan pengguna yang akan turun dan mengikuti arahan petugas serta tidak memaksa naik ketika kondisi kereta penuh.
KAI Commuter mengingatkan kembali, sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2027 melarang siapapun berada dan beraktivitas di area jalur rel untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api.
Selain membahayakan, pelanggaran terhadap Undang-undang ini akan dikenakan pidana penjara 3 bulan atau denda 15 juta rupiah. Untuk saat ini, Leza memastikan jalur kereta Karet-Tanah Abang sudah kembali beroperasi.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































