Menuju konten utama

Komisioner OJK Dapat Banyak SMS Penipuan saat Nataru: Modus Baru

OJK catat ada 7.407 laporan penipuan pada periode tanggal 24 hingga 31 Desember 2025, atau rata-rata 1.900 per hari.

Komisioner OJK Dapat Banyak SMS Penipuan saat Nataru: Modus Baru
Ilustrasi penipuan daring melalui WhatsApp. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aksi penipuan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengakui banyak modus penipuan baru yang bermunculan pada era tersebut.

Salah satunya, modus penipuan transaksi atau jual beli daring menggunakan iklan diskon tiket untuk Nataru. Selain itu, terdapat pula modus penipuan melalui teknik phishing yang dilakukan secara daring melalui pesan singkat (SMS).

"Kami sendiri juga banyak menerima SMS-SMS penipuan yang saya yakin juga teman-teman juga mungkin banyak yang menerima juga itu juga mode baru yang kita lihat sangat marak di akhir tahun lalu," ujarnya dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2025 secara daring, Jumat (9/1/2026).

Meski penipuan periode Nataru mengalami penurunan, peningkatan laporan kepada OJK terjadi sepanjang 2025.

Sepanjang Januari-November, misalnya, ada 373.129 laporan aksi penipuan yang disampaikan ke OJK. Kemudian, pada periode 1-23 November 2025, terdapat tambahan 37.900 laporan aksi penipuan atau rata-rata 1.600 laporan per hari.

"Kalau lihat angkanya sampai dengan November itu memang meningkat menjadi 411.000 laporan per 23 Desember 2025 yang berarti ada tambahan sekitar 37.900 laporan dalam periode 1 sampai dengan 23 Desember 2025 dengan rata-rata 1.600 laporan per hari," jelasnya.

Sementara itu, hingga akhir 2025, total laporan penipuan yang masuk ke OJK mencapai 418.462 laporan. "Dengan demikian pada periode 24 sampai dengan 31 Desember terdapat penambahan sekitar 7.407 laporan atau rata-rata 1.900 laporan per hari," tuturnya.

Baca juga artikel terkait OTORITAS JASA KEUANGAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana