Menuju konten utama

Komisi III Minta Inosentius Samsul Ingat DPR Bila Jadi Hakim MK

Inosentius Samsul diusulkan DPR menjadi calon hakim MK menggantikan Arief Hidayat.

Komisi III Minta Inosentius Samsul Ingat DPR Bila Jadi Hakim MK
Polisi berjaga di depan gedung Mahkamah Konstitusi saat melakukan pengamanan sidang pengucapan putusan sela (dismissal) sengketa Pilkada 2024 di Jakarta, Selasa (4/2/2025).ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Safaruddin, mengingatkan calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Inosentius Samsul, untuk tidak menghantam DPR RI ketika sudah bertugas sebagai hakim MK. Hal ini mengingat terpilihnya Inosentius menjadi calon hakim MK merupakan usulan dari DPR RI.

“Bapak sebagai kami pilih dari DPR, biasanya sih pak kalau kami fit and proper di sini pokoknya kami akan memperjuangkan sebagai utusan DPR. Tapi setelah sampai di sana (MK), lupa pak, bahwa bapak itu dipilih dari DPR,” ucap Safaruddin di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Safaruddin pun membeberkan tiga dari sembilan hakim MK merupakan pilihan DPR RI. Ia pun kembali meminta calon hakim MK untuk tak terlalu galak kepada DPR RI.

“Bapak punya keyakinan kuat, keteguhan, betul-betul bukan membela sembarangan di DPR, tapi kan bapak jangan lupa bahwa bapak dipilih itu dari DPR, jangan kembali menghantam DPR pak,” ucapnya.

Kemudian, dia pun yakin Inosentius berkompetensi sebagai calon hakim MK. Walaupun demikian, dia tetap mewanti-wanti agar Inosentius Samsul tidak goyah akan pendiriannya.

“Cuma kadang-kadang nanti di sana ada pengaruh kiri kanan bapak bisa goyang-goyang, dan saya minta bapak teguh dalam pendirian menghadapi hakim-hakim yang lain,” ujarnya.

“Kita betul-betul memikirkan untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan kepentingan jangka pendek, tapi kepentingan jangka panjang, bagaimana negara ini bisa berjalan dengan baik," tuturnya.

Ditemui usai rapat, Inosentius Samsul mengaku tidak merasa tertekan akan peringatan DPR RI. Bagaimanapun juga, menurutnya, apapun yang dilaksanakan oleh DPR RI ditujukan demi kepentingan bangsa dan negara.

“Jadi seperti tadi saya katakan, memang DPR itu kan kumpulan partai-partai, fraksi-fraksi. Tapi saya tetap melihat apa yang mereka pikirkan itu, itu juga untuk kepentingan bangsa dan negara. Tidak secara parsial kepentingan,” tuturnya.

“Jadi saya enggak ada tekanan sama sekali. Karena mereka juga berpikir hal-hal yang positif tentang bangsa ini, tentang negara ini,” katanya.

Komisi III DPR RI menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK), pengganti Arief Hidayat, Rabu (20/8/2025). Inosentius Samsul menjadi calon hakim tunggal pengganti Arief. Saat ini, Inosentius Samsul menjabat sebagai Kepala Badan Keahlian DPR.

Uji kelayakan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, dipimpin Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Baca juga artikel terkait CALON HAKIM MK atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto