Menuju konten utama

Kesepakatan Damai AS-Iran Menunggu Diteken Trump, Apa Isinya?

Kesepakatan antara AS-Iran sudah selesai drafnya. Namun, nota kesepahaman yang telah dibuat masih memerlukan tanda tangan dari Donald Trump agar berlaku.

Kesepakatan Damai AS-Iran Menunggu Diteken Trump, Apa Isinya?
Ilustrasi Perang Iran. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Amerika Serikat dan Iran disebut telah menemukan kesepakatan yang tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) 10 poin. Meski draf kesepakatan damai sementara itu disebut telah diedarkan ke negara-negara sekutu, namun Presiden AS Donald Trump masih harus menandatanganinya.

Isi draf kesepakatan yang beredar mencakup sejumlah poin besar, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial tanpa hambatan, pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan Iran, serta rencana pencairan aset Iran yang dibekukan hingga sekitar 12 miliar dolar AS.

Selain itu, kesepakatan juga mengatur pemulihan aktivitas pelayaran internasional ke tingkat sebelum perang dalam waktu 30 hari, serta dimulainya negosiasi selama sekitar 60 hari mengenai program nuklir Iran.

Pembahasan nuklir ini termasuk pengelolaan stok uranium yang diperkaya, pembatasan sementara aktivitas pengayaan, dan pengawasan ketat oleh International Atomic Energy Agency. Iran juga harus komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut kedua pihak sebenarnya sudah cukup dekat mencapai kesepakatan, meski masih terdapat beberapa titik perbedaan penting. Perbedaan ini terutama terkait stok uranium yang telah diperkaya dan batasan pengayaan di masa depan.

“Sulit untuk mengatakan secara pasti kapan atau apakah presiden akan menandatangani [nota kesepahaman]. Kami masih berdiskusi bolak-balik mengenai beberapa poin bahasa,” kata Vance dikutip The Guardian (29/5/2026).

Di sisi lain, Iran disebut masih berupaya menegosiasikan mekanisme terpisah terkait pengelolaan jalur pelayaran di Selat Hormuz bersama Oman, termasuk kemungkinan penerapan biaya layanan navigasi.

Namun, Trump mengancam akan meledakkan negara itu jika mereka membuat kesepakatan dengan Iran terkait biaya Selat Hormuz.

"Oman akan berperilaku seperti orang lain atau kita harus meledakkan mereka," ancam Trump dikutip The Independent (28/5/2026).

Isi Kesepakatan Sementara AS-Iran

Berikut 10 poin MoU AS-Iran sementara yang telah dikonfirmasi oleh Gedung Putih kepada Channel 12 dan dilansir The Times of Israel (28/5/2026):

1. Gencatan senjata diperpanjang 60 hari

Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk menghentikan pertempuran sementara selama dua bulan. Selama masa ini, diharapkan tidak ada eskalasi baru di lapangan.

2. Selat Hormuz dibuka tanpa hambatan, tanpa biaya, tanpa intervensi Iran

Selat Hormuz akan dibuka penuh untuk kapal dagang internasional. Kapal minyak dan barang bisa lewat bebas tanpa gangguan militer, tanpa harus membayar biaya lewat, dan Iran tidak boleh lagi menghalangi atau mengatur kapal yang melintas.

3. Iran wajib menarik ranjau laut dalam 30 hari

Iran sebelumnya disebut memasang ranjau laut di selat tersebut sebagai bentuk tekanan militer. Dalam kesepakatan ini, semua ranjau itu harus dibersihkan dalam waktu satu bulan agar jalur laut aman untuk semua kapal.

4. Blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan dicabut bertahap

Amerika Serikat akan mulai melonggarkan pembatasan terhadap pelabuhan Iran, namun tidak sekaligus.

5. Penarikan pasukan AS tergantung kesepakatan permanen

Pasukan militer AS yang sudah dikerahkan di kawasan Teluk tidak langsung ditarik. Mereka hanya akan mundur jika nanti sudah ada perjanjian damai permanen, termasuk kesepakatan besar soal program nuklir Iran.

6. Iran berkomitmen tidak membuat senjata nuklir

Iran harus menyatakan secara resmi bahwa mereka tidak akan mencoba membuat, mengembangkan, atau membeli senjata nuklir dalam bentuk apa pun. Ini menjadi salah satu syarat paling penting dalam kesepakatan.

7. Pembahasan awal soal nuklir setelah MoU ditandatangani

Begitu MoU disetujui, pembicaraan lanjutan langsung fokus ke dua hal utama, yakni:

  • Apa yang harus dilakukan dengan stok uranium yang sudah diperkaya
  • Batasan seberapa jauh Iran boleh melakukan pengayaan uranium ke depan

8. AS akan mencabut sanksi dan membuka dana Iran di akhir kesepakatan

Jika negosiasi berhasil sampai akhir, Amerika Serikat akan mencabut sebagian sanksi ekonomi terhadap Iran dan mencairkan uang Iran yang sebelumnya dibekukan.

9. AS menangguhkan sebagian sanksi selama 60 hari

Selama masa gencatan senjata dan negosiasi berlangsung, AS akan melonggarkan sebagian sanksi agar Iran bisa kembali menjual minyak tanpa terlalu banyak pembatasan.

10. Gencatan senjata juga berlaku di Lebanon, tapi Israel tetap boleh bertindak jika ada ancaman

Kesepakatan ini juga mencakup wilayah Lebanon. Namun Israel masih diperbolehkan melakukan serangan jika ada ancaman langsung dari Hizbullah.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Ilham Choirul Anwar