Menuju konten utama

Kerugian Aset Negara Capai Rp28 M usai Kericuhan di Polda DIY

Polda DIY berkomitmen untuk segera bangkit dengan melakukan perbaikan fasilitas.

Kerugian Aset Negara Capai Rp28 M usai Kericuhan di Polda DIY
Proses perbaikan fasilitas di Polda DIY pasca aksi demonstrasi sejak 29-30 Agustus 2025. FOTO/Humas Polda DIY

tirto.id - Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat total kerugian aset Barang Milik Negara (BMN) yang besarnya mencapai puluhan miliar. Pencatatan itu dilakukan usai aksi demonstrasi di lingkungan Polda DIY pada 29 hingga 30 Agustus 2025.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengatakan kerusakan fasilitas pelayanan tersebut sempat mengganggu proses pelayanan kepada masyarakat.

“Kerusakan bangunan dan peralatan sekitar Rp 28 miliar, sehingga proses pelayanan kepada masyarakat sempat terganggu selama beberapa hari,” kata Ihsan dalam keterangan resminya yang dikutip kontributor Tirto, pada Senin (15/9/2025).

Meski begitu, Ihsan bilang bahwa Polda DIY berkomitmen untuk segera bangkit dengan melakukan perbaikan fasilitas. Terutama, yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

“Kerusakan yang terjadi memang sempat mengganggu operasional pelayanan kepada masyarakat, tetapi hal tersebut semakin membuat kami bersemangat untuk segera bangkit lebih kuat dan lebih solid,” lanjut Ihsan.

Ia menyebut, momentum ini menjadi titik balik bagi institusi untuk memperbaiki diri dan memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal.

Momentum ini pun menjadikan Polda DIY untuk bangkit lebih cepat, memperbaiki diri, dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik.

Saat ini, Ihsan mengungkap, kondisi di Polda DIY telah berangsur normal. Dia juga mengeklaim, seluruh bentuk kegiatan pelayanan masyarakat pun dapat beroperasional kembali.

Polda DIY berharap seluruh layanan kepolisian segera pulih sepenuhnya dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat.

Sebelumnya, massa menggelar aksi solidaritas di depan Mapolda DIY. Unjuk rasa itu mengecam represifitas aparat yang mengakibatkan Affan Kurniawan tewas akibat dilindas mobil rantin Brimob.

Demonstrasi melibatkan berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, masyarakat umum, hingga pengemudi ojek online pada Jumat (29/8/2025).

Aksi berujung ricuh. Tercatat sejumlah fasilitas rusak usai demo ricuh. Antara lain, pagar roboh, dinding dipenuhi coretan, berikut mobil polisi.

Baca juga artikel terkait DEMO RICUH atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah