Menuju konten utama

Kerangka Kakak-Adik Korban Pembunuhan di Banyuasin Ditemukan

Polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap kakak-beradik tersebut. Kini, polisi masih mendalami motif kedua pelaku.

Kerangka Kakak-Adik Korban Pembunuhan di Banyuasin Ditemukan
Kerangka kakak adik ditemukan di rumah kosong setelah 5 tahun hilang di Banyuasin, Sumsel, Minggu (6/9/2026). FOTO/Dokumen polisi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penemuan kerangka dua bersaudara, RM (18) dan AM (13), beserta sepeda motor milik mereka menggegerkan warga Kelurahan Keramat Raya, Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatra Selatan, Minggu (6/9/2026). Sisa-sisa jasad dan kendaraan tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari kayu di dekat perumahan setempat.

Warga yang menemukan kerangka itu kemudian melaporkan ke ketua RT setempat. Meski sudah jadi kerangka, motor itu dikenali warga terkait kepemilikannya. Warga lantas memeriksa rumah kosong tak jauh dari lokasi penemuan motor. Warga yang kaget atas penemuan itu, lalu melaporkan ke polisi.

Di lokasi, ditemukan juga seragam sekolah korban dan perlengkapan sekolah seperti dua tas berisi buku-buku, dua pasang sepatu, kalung, gelang, dan cincin. Dari situlah identitas kedua korban terungkap yang merupakan kakak adik, salah satunya perempuan.

"Kedua korban yang merupakan kakak adik kandung hilang lima tahun lalu dan baru ditemukan kemarin bersama motor dan perlengkapan sekolah," ungkap Kapolsek Talang Kelapa AKP Mukhlis, Senin (7/9/2026).

Dari pemeriksaan, keberadaan kedua korban tak lagi diketahui sejak 27 Oktober 2021. Saat itu, keduanya berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor.

Keluarga panik karena hingga sore hari keduanya tak kunjung pulang. Mereka berusaha mencari secara mandiri dibantu warga namun tak membuahkan hasil.

Keluarga lantas melapor ke polisi dengan harapan dapat mempercepat pencarian. Lagi-lagi upaya itu gagal dan keluarga akhirnya pasrah.

"Sejak saat itu korban tak tahu keberadaannya, tidak ada petunjuk sama sekali. Dan ternyata kemarin kerangka keduanya ditemukan," kata Mukhlis.

Polisi menduga kedua korban tewas akibat pembunuhan. Tak butuh waktu lama, penyidik akhirnya mengungkap pelakunya.

Dari penyelidikan, polisi mengidentifikasi salah satu pelaku inisial RS (27). Dia ditangkap petugas tanpa perlawanan di rumahnya di Kenten, Talang Kelapa, Banyuasin.

Berbekal pengakuan RS, polisi menangkap satu pelaku lain, yakni AD alias D (25) di Sungai Sedapat, Talang Kelapa. Keduanya mengakui sebagai pembunuh kakak beradik itu.

"Dua pelaku kami tangkap setelah ditemukan penunjuk kuat di lapangan," kata Mukhlis.

Kini, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, termasuk motif dan peran masing-masing tersangka.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban setelah kasus tersebut belum menemukan titik terang selama bertahun-tahun.

"Motifnya masih kami dalami. Tapi sudah dipastikan sudah masuk dalam tindak pidana pembunuhan berencana," pungkas Mukhlis.

Baca juga artikel terkait KASUS PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama