tirto.id - Barang bawaan jemaah haji Indonesia ditata dalam empat jenis tas. Kenali jenis tas jemaah haji dan fungsi, serta aturannya di artikel ini.
Jemaah haji Indonesia perlu mencermati baik-baik setiap peraturan penting yang diinformasikan oleh penyelenggara haji. Kementerian Haji atau Kemenhaj selaku pewakilan pemerintah dalam urusan penyelenggaraan ibadah haji telah menjelaskan berbagai informasi penting seputar pelaksanaan ibadah haji.
Salah satunya adalah informasi terkait barang bawaan, khususnya tentang jenis tas jemaah haji dan fungsinya. Selain itu, ada juga aturan bagasi yang wajib sekali dipahami oleh jemaah haji. Aturan bagasi ini penting dimengerti sebelum masyarakat menata barang-barang bawaan yang akan ditata.
Seperti apa jenis tas jemaah haji? Bagaimana fungsi dan aturan bagasi perjalanan jemaah haji? Ketahui penjelasannya di artikel ini.
Jenis Tas Jemaah Haji, Fungsi, & Aturan Bagasi
Tas jemaah haji terdiri dari empat jenis tas yang memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Setiap tas ini punya fungsi tersendiri yang perlu dipahami oleh jemaah haji.
Apa saja jenis tas jemaah haji dan seperti apa fungsinya? Cek informasi jenis tas jemaah haji dan fungsinya:
1. Koper Bagasi
Tas pertama ialah jenis koper bagasi yang memiliki fungsi penting untuk membawa barang bawaan penting selama pelaksanaan ibadah haji. Koper bagasi punya fungsi untuk menyimpan pakaian dan perlengkapan umum lainnya.Kapasitas dari koper bagasi mencapai angka maksimal 32 kg. Lokasi peletakan koper ini ialah di bagasi pesawat selama pernerbangan berlangsung.
2. Koper Kabin
Jenis tas selanjutnya adalah tas koper kabin yang memiliki fungsi penting. Koper ini berguna untuk menyimpan beberapa barang yang dibutuhkan selama berada di dalam pesawat.Tas koper kabin ini punya kapasitas maksimal mencapai angka 7kg. Letak koper kabin ini ialah di kabin pesawat selama penerbangan berlangsung.
3. Tas Armuzna
Jenis tas berikutnya ialah tas Armuzna, yakni tas ransel. Tas ini berfungsi untuk menyimpan perlengkapan yang dibutuhkan secara khusus di area Armuzna.Penggunaan tas ini memudahkan jemaah haji untuk mengeluarkan barang-barang penting harian tanpa perlu membongkar koper bagasi. Dilihat dari fungsionalnya, tas ini juga ringkas dan praktis karena dapat dilipat sebagai pouch.
4. Tas Selempang
Jenis tas berikutnya adalah tas selempang. Fungsi dari penggunaan tas selempang adalah untuk menyimpan barang penting. Mulai dari paspor hingga ponsel bisa disimpan di tas selempang. Kapasitas tas selempang ini secukupnya dan bisa dibawa ke mana saja.Selama perjalanan di pesawat, ada beberapa aturan bagasi yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji. Berikut informasi peraturan barang yang tidak diperbolehkan ada di bagasi:
- Tas bertali punggung atau backpack
- Tas bagasi dengan tali punggung
- Semua macam cairan lebih dari 100 ml
- Bagasi dengan kotak kardus rusak atau tidak beraturan
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yantina Debora
Masuk tirto.id






































