tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa Kementerian Agama RI meramalkan jika Prabowo menjabat dua periode maka wajah-wajah kemiskinan akan lenyap dari Indonesia.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Angga Eka Saputra” (arsip) pada Sabtu (30/05/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan kolase dari 2 foto berbeda. Foto di bagian atas menampilkan Prabowo Subianto berjalan bersama Emmanuel Macron, mengenakan setelan jas gelap dan kacamata hitam. Adapun foto bagian bawah menampilkan seorang pria mengenakan batik cokelat yang secara visual identik dengan menteri agama Indonesia, Nasaruddin Umar.
“Kementerian Agama (KEMENAG); MERAMALKAN Jika PRABOWO 2 Priode WAJAH2 KEMISKINAN" akan Lenyap dari Indonesia.Ucap;Nasarrudin Umar,” begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (05/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 9 likes dan 22 komentar. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi ketidakpercayaan masyarakat dan komentar negatif terhadap Menteri Agama.
“Maksudnya yg miskin akan mati dan lenyap dari dunia ini karena kelaparan dan kekurangan gizi dan hanya menyisakan para.koruptor dan penjilat penjilat penguasa..mungkin seperti itu maksud si Umar ini,” begitu salah satu komentar dituliskan.
Lantas, benarkah Kemenag meramalkan dua periode Prabowo akan melenyapkan kemiskinan di Indonesia?

Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Kami justru diarahkan akun Instagram @mood.jakarta, yang menampilkan gambar serupa Nasaruddin Umar mengenakan batik cokelat. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menag menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.
“Menag minta maaf dan tegaskan bahwa zakat merupakan rukun Islam yang wajib ditunaikan,” begitu keterangan dalam unggahan dan tidak terkait dengan klaim yang mencatut Menag ramalkan 2 periode pemerintahan Prabowo.
Lebih lanjut, Tirto juga menemukan foto serupa unggahan yaitu saat Prabowo berjalan bersama Emmanuel Macron di laman Kumparan.Di laman tersebut dituliskan bahwaPresiden Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat untuk menghadiri jamuan makan malam Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée.
Pertemuan tersebut berisi komunikasi personal sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama Indonesia-Prancis serta memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan di masa depan.
Kemudian, Tirto mengetikkan kata kunci “Menag ramalkan Prabowo 2 periode” pada mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Kompas. Klaim yang menyebutkan Kemenag meramal kemiskinan di Indonesia akan hilang jika Prabowo menjabat selama dua periode adalah hoaks. Kemenag tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Unggahan yang beredar juga tidak mencantumkan sumber yang jelas.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan informasi itu adalah hoaks. Thobib menyebut Kemenag tidak pernah mengeluarkan pernyataan soal kemiskinan yang akan hilang jika Prabowo menjabat selama dua periode. “Tidak ada pernyataan tersebut. Itu hoaks,” begitu keterangan Thobib kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2026).
Thobib pun mengimbau masyarakat untuk tidak percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak jelas.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks atau framing jahat yang tidak bertanggung jawab. Mari biasakan dengan mengecek informasi resmi Kemenag melalui website atau medsos resmi Kemenag,” begitu tegas Thobib.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Kemenag meramal kemiskinan di Indonesia akan hilang jika Prabowo menjabat selama dua periode adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Kemenag meramalkan kemiskinan akan hilang jika Prabowo menjabat selama dua periode adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Kementerian Agama RI membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa Kemenag tidak pernah mengeluarkan pernyataan soal kemiskinan yang akan hilang jika Prabowo menjabat selama dua periode.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi yang membenarkan klaim tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id






























