Menuju konten utama

Kata-Kata Bangunin Sahur untuk Teman yang Lucu dan Menghibur

Ucapan kata-kata lucu dan menghibur, bisa jadi sarana untuk meningkatkan motivasi puasa sekaligus mempererat pertemanan. Simak contoh kata-katanya.

Kata-Kata Bangunin Sahur untuk Teman yang Lucu dan Menghibur
Ilustrasi Ramadhan. foto/istockphoto

tirto.id - Kata-kata bangunin sahur untuk teman yang lucu dan menghibur, bisa dikirimkan sebagai motivasi untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1446 H/2025. Selain meningkatkan motivasi ibadah, tentunya kata-kata tersebut juga bisa mempererat pertemanan.

Sahur menjadi tahapan yang penting dalam ibadah puasa. Meski tidak wajib, namun umat Muslim dianjurkan untuk tetap santap sahur demi menjaga kesehatan. Mengutip dalam Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, orang yang tidak sahur berpotensi mengalami hipoglikemia. Gejala hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah normal.

Ketentuan sahur juga sudah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah memiliki memiliki kebiasaan melaksanakan sahur sebelum Subuh. Hal itu seperti kesaksian sahabat Rasulullah, Zaib bin Tsabit yang berkata.

"Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat.” Muttafaqun ‘alaih.

Mengenai jarak waktu bersahur dan Salat Subuh, Zaid bin Tsabit menjelaskan perkiraannya “(Seperti waktu yang dibutuhkan untuk membaca) 50 ayat.”

25 Kata-Kata Bangunin Sahur untuk Teman Lucu dan Menghibur

Karena tidak bisa disepelekan, umat Muslim dianjurkan untuk menyantap sahur saat hendak menjalani puasa. Adapun, hendaknya juga untuk saling mengingatkan orang lain untuk tak lupa bersantap sahur saat dini hari.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengingatkan sahur sebelum puasa ialah dengan mengirimkan kata-kata lucu dan menghibur, seperti berikut ini:

  • “Ubur-ubur ikan lele. Jangan lupa sahur, biar kuat puasa hari ini, lee.”
  • “Puasa yang benar itu sahur sebelum azan dan berbuka setelah azan. Jangan kebalik, ya! Selamat sahur, kawanku!”
  • “Sahurlah sebelum Adzan Subuh berbunyi. Supaya siang nanti, kamu tidak makan saat perutmu berbunyi.”
  • "Selagi kamu sudah bangun, jangan lupa santap sahur."
  • “Sahur memang bukan kewajiban. Tapi kalau kamu berbuka sebelum waktunya, jangan salahkan aku, teman?”
  • “Definisi sejati pagi-pagi pasti hepi adalah bersantap sahur sebelum puasa sepanjang hari. Selamat sahur, teman.”
  • “Mau sahur lauknya daging atau sayur. Yang penting kita selalu bersyukur. Selamat berpuasa jiwa-jiwa yang mengharapkan keberkahan.”
  • "Jika kamu hebat, segeralah bangun dan sahur sebelum ayam bernyanyi.”
  • “Setelah baca ‘Nawaitu shauma ghodin’, jangan lupa sama ‘Ushallii fardash-Shubhi’, ya.”
  • “Sahurlah teman, biar kamu bisa bedain mana Adzan Magrib sama Adzan Dhuhur.”
  • “Hatimu boleh saja kosong, perutmu jangan. Yuk kita sahur.”
  • “Doa kurapal, nasi sepiring kumakan, air segelas kuhabiskan. Semoga puasa hari ini membawa kebaikan. Aamiin.”
  • “Sahurlah teman, biar kamu nggak pura-pura lapar saat berbuka nanti.”
  • “Ramadan enggak ibadah? Rugi dong! Puasa enggak sahur? Lemas, dong!”
  • “Puasa tanpa sahur memanglah epic, tapi puasa dengan sahur tetap lebih baik. Semangat puasa!”
  • “Sahur itu bukan karena kamu lemah, tapi itu jalan agar puasamu lebih berkah. Selamat sahur, sahabat!”
  • “Ayo kawan semua, waktu sahur datang. Saat azan berbunyi di seluruh penjuru kota, sudahi santap sahurnya.”
  • “Kusambut pagi hari. Bersama sang surya pagi. Semoga lancar puasa hari ini. Jangan lupa untuk selalu berbagi.”
  • “Sebaiknya-baiknya setelah sahur adalah Subuhan, bukan rebahan. Semangat puasa, kawan!”
  • “Jangan lupa sahur, teman. Biar bukan cuma asam lambungmu yang naik, tapi pahalamu juga.”
  • "Santap sahur secukupnya, sudahi sahur pada waktunya. Pergi ke masjid jangan lupa."
  • "Puasa yang benar diawali dengan sahur, bukan sarapan, apalagi makan siang. Stay halal brother, selamat puasa."
  • "Sahur adalah pondasi, untuk kita kuat mengarungi puasa seharian. Pondasi, Lur."
  • "Sahur ada supaya kita terbiasa, agar memulai puasa pada waktunya. Agar kita, tak mengakhiri puasa di waktu yang kurang tepat juga. Seperti saat azan Zuhur misalnya. Stay halal, brother, selamat berpuasa."
  • “Bangun di pagi yang masih dini, ku pilih nasi sepiring ketimbang harus overthinking. Yuk sahur!”

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2025 atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Edusains
Kontributor: Dicky Setyawan
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Fitra Firdaus