Menuju konten utama

Kapan Terakhir Puasa Qadha Sebelum Ramadhan 2026? Cek Tanggalnya

Umat Islam yang belum melaksanakan qadha puasa Ramadhan wajib mengqadha sebelum tiba Ramadhan berikutnya. Simak tanggal terakhir qadha puasa.

Kapan Terakhir Puasa Qadha Sebelum Ramadhan 2026? Cek Tanggalnya
Ilustrasi Ramadhan 2026. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pertanyaan kapan terakhir puasa qadha sebelum Ramadhan 2026 menyita perhatian banyak orang. Pasalnya, Ramadhan 2026 tinggal beberapa bulan saja. Cek tanggalnya.

Mengacu pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.1/B/2025, 1 Ramadhan 1447 Hjriah atau 1 Ramadhan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut berdasar pada hasil ijtimak jelang Ramadhan 2026 yang digelar pada Selasa, 17 Februari 2026.

Dalam menetapkan awal bulan, Muhammadiyah menerapkan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Salah satu hal yang wajib dilakukan oleh umat Islam sebelum Ramadhan 2026 ialah qadha puasa bagi yang meninggalkan kewajiban puasa.

Kapan Terakhir Qadha Sebelum Puasa 2026?

Secara terminologi, qadha berasal dari bentuk masdar dari kata dasar qadhaa, yang artinya memenuhi atau melaksanakan. Sementara istilah "qadha" dalam Ilmu Fikih merujuk pada pelaksanaan ibadah wajib di luar waktu yang telah ditentukan oleh syariat Islam.

Dalam hal ini, qadha puasa Ramadhan dilakukan bagi umat Islam yang meninggalkan puasa Ramadhan karena alasan syariat atau uzur syar’i, seperti sakit atau melakukan perjalanan jauh. Sebab, pada dasarnya, puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi setiap muslim yang baligh, berakal, dan mampu melaksanakan.

Namun, syariat Islam memberikan keringanan atau rukhshah bagi orang yang uzur syar’I berupa mengganti puasa di luar Ramadhan. Rukhshah juga berbentuk membayar fidyah jika kondisi sakit berat bahkan hingga menyebabkan meninggal.

Kewajiban puasa dan qadha puasa ini juga tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183-184:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ۝١٨٤

Artinya: (Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Dalam syariat Islam, waktu qadha puasa Ramadhan telah diatur, yaitu qadha puasa ramadhan dapat dilakukan hingga sebelum datangnya Ramadhan tahun berikutnya. Itu artinya, umat muslim memiliki keleluasaan waktu untuk mengganti puasa bahkan hingga akhir bulan Syaban.

Dengan begitu, puasa qadha Ramadhan dapat dilakukan maksimal sehari sebelum Ramadhan tahun berikutnya. Hukum tersebut berlaku bagi orang yang meninggalkan puasa karena ada uzur atau alasan syar’i, seperti sakit, bepergian dan hal-hal lain sehingga harus mengganti di bulan lain.

Jika merujuk pada konteks hari ini, qadha puasa Ramadhan maksimal dilakukan pada Selasa, 17 Februari 2026. Hal ini berdasar pada kelender Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Namun, mengingat hukum awal qadha puasa adalah wajib, maka mengqadha puasa di akhir bulan Syaban harus disegerakan, tidak boleh diundur lagi.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo