Menuju konten utama

Kapal Logistik Efektif Tekan Bapok di Wilayah Timur hingga 45%

Untuk tahun 2025, Pelni telah menjalankan penugasan kapal logistik sebanyak 8 trayek dengan total 52 pelabuhan yang dilayani.

Kapal Logistik Efektif Tekan Bapok di Wilayah Timur hingga 45%
Suasana bongkar muat petikemas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (FOTO/Dok. Pelindo)

tirto.id - Program penugasan kapal logistik oleh PT Pelni (Persero) berhasil menekan disparitas harga dan menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) di wilayah terpencil, terdepan, terpencil dan perbatasan.

Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menyatakan kehadiran kapal logistik mampu menekan harga bapokting hingga 45 persen, khususnya di wilayah Indonesia timur. Ini dikarenakan keberangkatan dan ketiban kapal logistik Pelni terjadwal dapat memberikan kepastian kepada pelaku usaha sehingga dapat menahan kenaikan harga, bahkan menurunkannya.

"Dampak paling signifikan dari program ini adalah penurunan harga. Semakin ke Timur, penurunannya semakin besar," ujar Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Untuk barang-barang seperti beras, terigu, gula, minyak goreng dan daging sapi di wilayah barat seperti Kabupaten Simeulue, Anambas hingga Natuna, penurunan harga sejak kehadiran kapal logistik Pelni berkisar 5 hingga 17 persen. Disusul wilayah tengah seperti Kabupaten Nunukan, Kepulauan Sangihe, hingga Sabu Raijua berkisar 6 hingga 33 persen.

Sementara untuk wilayah timur berkisar 13 hingga 45 persen seperti di Kabupaten Seram bagian Barat, Fak Fak, hingga Kepulauan Tanimbar.

"Saya rasa itu manfaat dari yang adanya kapal-kapal penugasan logistik ini yang diberikan kepada kami oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan," jelas dia.

Untuk diketahui, sejak mendapatkan penugasan pada 2015, kapal logistik Pelni telah mengangkut 86.023 TEUS dengan realisasi 1.074 Voyage. Sementara untuk kinerja di Semester 1-2025 terhitung Januari hingga Juni tercatat mengangkut 5.849 TEUS, naik 102 persen dibanding periode yang sama di 2024.

Untuk tahun 2025, Pelni menjalankan penugasan kapal logistik sebanyak 8 trayek dengan total 52 pelabuhan yang dilayani. Ditambah satu kapal logistik cadangan, total kapasitas kontainer yang dapat diangkut untuk sekali berlayar sebanyak 1.151 TEUS.

Baca juga artikel terkait PELNI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Insider
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Hendra Friana